MANADOPOST.ID – UNIQLO mengumumkan peluncuran koleksi kapsul musim panas 2026 bertajuk “UNIQLO F.RISSO”, hasil kolaborasi dengan desainer asal Italia, Francesco Risso. Koleksi yang akan tersedia mulai 22 Juni 2026 tersebut menghadirkan rangkaian pakaian pria dan wanita dengan tema “Made for Dreaming”, yang menggabungkan unsur seni, imajinasi, dan fungsi dalam busana sehari-hari.
Koleksi ini dikembangkan dari gagasan bahwa pakaian yang mudah diakses masyarakat tetap dapat menjadi medium ekspresi kreatif. Melalui penggunaan siluet yang terstruktur namun lembut, motif gambar tangan, serta palet warna bernuansa pudar akibat paparan matahari, koleksi ini dirancang untuk mencerminkan keseimbangan antara kebutuhan fungsional dan pendekatan artistik dalam berpakaian.
Francesco Risso menjelaskan bahwa koleksi tersebut terinspirasi oleh keinginan menghadirkan imajinasi ke dalam pakaian sehari-hari. Menurutnya, unsur seni dan permainan visual diterjemahkan melalui motif, warna, serta bentuk yang dirancang untuk menonjolkan karakter pemakainya.
Sementara itu, Senior Executive Officer Fast Retailing Group, Yuki Katsuta, mengatakan kolaborasi ini menjadi lanjutan kerja sama yang sebelumnya pernah dilakukan pada 2022. Ia menilai pakaian dapat menjadi bagian dari pengalaman keseharian yang menghadirkan kenyamanan sekaligus ekspresi personal.
Pada lini perempuan, koleksi mencakup blus tanpa lengan, gaun berlengan pendek, dan rok panjang dengan detail ruffle. Adapun lini pria menghadirkan kemeja broadcloth berbahan katun dengan motif garis dan ilustrasi bergaya hand-drawn. Beberapa item dirancang dengan pendekatan unisex, termasuk kaus polo dan t-shirt berbahan katun Supima.
Selain pakaian, koleksi ini juga mencakup sejumlah aksesori seperti syal sutra bermotif dan topi twill. Secara keseluruhan, koleksi terdiri atas tujuh item untuk perempuan dan delapan item untuk pria.
Francesco Risso dikenal sebagai desainer Italia yang pernah berkarier selama satu dekade di Prada dan menjabat sebagai Creative Director Marni pada periode 2016–2025. Karyanya banyak dipengaruhi oleh seni, musik, serta eksplorasi budaya yang menjadi ciri khas pendekatan desainnya.(AME)
Editor : Amelia Beatrix