Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Talawaan Bangun Wisata Tunan Berbasis Anak Muda, Camping Ground hingga Canyonering Digenjot Dorong Ekonomi Desa

Kenjiro Tanos • Jumat, 19 Juni 2026 | 20:50 WIB
Pokdarwis Talawaan bersama generasi muda mengembangkan wisata Air Terjun Tunan melalui pembangunan fasilitas camping ground dan canyonering untuk dorong ekonomi desa.
Pokdarwis Talawaan bersama generasi muda mengembangkan wisata Air Terjun Tunan melalui pembangunan fasilitas camping ground dan canyonering untuk dorong ekonomi desa.

MANADOPOST.ID – Pengembangan pariwisata di Talawaan mulai memasuki fase baru dengan pendekatan berbasis kolaborasi anak muda dan penguatan potensi lokal.

Fokus utama kini diarahkan pada Air Terjun Tunan yang diproyeksikan sebagai destinasi unggulan sekaligus penggerak ekonomi masyarakat desa.

Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis Talawaan) menjadi aktor utama dalam pengelolaan kawasan tersebut. Wakil Ketua Pokdarwis, Dirrel Lukye, menegaskan bahwa keterlibatan generasi muda menjadi kunci dalam membangun arah baru pariwisata desa.

Gerakan ini, kata dia, lahir dari semangat Gen-Z dan milenial yang ingin mengambil peran langsung dalam pembangunan, bukan hanya menjadi penonton.

“Kami anak muda Desa Talawaan mendukung penuh program desa wisata pemerintah. Fokus kami mengembangkan potensi Air Terjun Tunan agar lebih berkelanjutan,” ujarnya.

Sejumlah penguatan fasilitas mulai dilakukan di kawasan wisata, mulai dari pembangunan camping ground, jalur canyonering, hingga revitalisasi area Air Terjun Tunan. Pembenahan infrastruktur dasar seperti penunjuk arah dan fasilitas sanitasi juga masuk dalam tahap pengembangan.

Program tersebut turut mendapat dukungan melalui kerja sama dengan Bank Indonesia yang memberikan hibah sebesar Rp110 juta untuk memperkuat ekosistem wisata berbasis masyarakat.

“Kami membangun camping ground, fasilitas canyonering, serta memperbaiki kawasan wisata. Dukungan Bank Indonesia sangat membantu percepatan program,” kata Dirrel.

Keterlibatan masyarakat disebut mulai menunjukkan hasil. Warga kini aktif dalam berbagai sektor, mulai dari pengelolaan parkir, kebersihan, hingga tumbuhnya UMKM di sekitar lokasi wisata yang ikut menggerakkan ekonomi lokal.

Meski demikian, pengembangan ini masih menghadapi tantangan, terutama pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan destinasi. Pelatihan dan pendampingan dinilai penting untuk menjaga kualitas layanan wisata.

Selain keindahan alam, Talawaan juga memiliki potensi lain seperti hamparan persawahan serta situs sejarah “Penaan” yang disebut sebagai bekas bengkel Waruga. Potensi ini dinilai dapat memperkaya pengalaman wisata berbasis budaya dan sejarah.

Dampak ekonomi mulai terasa seiring meningkatnya kunjungan wisatawan. Aktivitas UMKM lokal ikut terdorong, termasuk keterlibatan anak muda dalam industri kreatif dan promosi digital destinasi wisata.

Ke depan, Pokdarwis menargetkan Talawaan masuk dalam 10 besar desa wisata terbaik di Indonesia. Dukungan hibah dari Bank Indonesia juga akan diarahkan untuk pengembangan lanjutan, termasuk rencana pembangunan wahana flying fox.

Dirrel menegaskan, keberlanjutan wisata tidak hanya bertumpu pada infrastruktur, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat. “Keterlibatan generasi muda menjadi kunci agar potensi desa ini terus berkembang,” tukasnya. (tkg)

Editor : Kenjiro Tanos
#Pokdarwis Talawaan #Desa Wisata Sulawesi Utara #Bank Indonesia hibah #wisata Talawaan #Air Terjun Tunan