PBB, MANADOPOST.ID — Panel Ilmiah Independen Internasional tentang Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) bentukan Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) resmi merilis laporan awal mereka, Rabu waktu setempat, beberapa hari menjelang penyelenggaraan Dialog Global tentang Tata Kelola AI di Jenewa, Swiss.
Laporan bertajuk "Laporan Awal Panel Ilmiah Internasional Independen tentang Kecerdasan Buatan: Penilaian Berbasis Bukti terhadap Peluang, Risiko dan Dampak AI" tersebut memuat penilaian ilmiah independen mengenai kapabilitas, peluang, sekaligus risiko yang ditimbulkan oleh perkembangan teknologi kecerdasan buatan secara global.
Dokumen ini disusun sebagai landasan bukti bersama untuk membantu negara-negara anggota PBB dalam menghadapi laju perkembangan teknologi AI yang berlangsung sangat cepat di berbagai sektor kehidupan.
Dalam siaran pers yang menyertai laporan tersebut, panel ilmiah menegaskan bahwa upaya kolaboratif membangun pemahaman bersama mengenai AI kini hadir pada titik balik yang krusial. Antara News
Penerbitan laporan ini juga bertepatan dengan meningkatnya kekhawatiran sejumlah negara mengenai dampak sosial-ekonomi dari akselerasi adopsi AI, mulai dari isu ketenagakerjaan, keamanan siber, hingga kesenjangan akses teknologi antarnegara. Dialog Global tentang Tata Kelola AI di Jenewa pekan depan diharapkan menjadi forum lanjutan untuk merumuskan kerangka regulasi internasional yang lebih komprehensif terkait pemanfaatan dan pengawasan teknologi kecerdasan buatan.
Editor : ALengkong