Ribuan Mahasiswa Polimdo Antusias, GM ASTON Manado Bongkar Kunci Karier Hospitality

Kenjiro Tanos • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:51 WIB
Ribuan mahasiswa Polimdo antusias mengikuti kuliah umum GM ASTON Manado yang membahas kompetensi, karakter, dan peluang karier hospitality.
Ribuan mahasiswa Polimdo antusias mengikuti kuliah umum GM ASTON Manado yang membahas kompetensi, karakter, dan peluang karier hospitality.

 

MANADOPOST.ID — Dunia hospitality tidak cukup dipelajari dari teori di ruang kelas. Gambaran tentang bagaimana industri perhotelan bekerja secara nyata justru menjadi perhatian ribuan mahasiswa Politeknik Negeri Manado (Polimdo) saat mengikuti kuliah umum, Kamis (13/8/2026).

General Manager ASTON Manado Hotel Dikdik Solehudin SH hadir sebagai pemateri dalam kegiatan yang berlangsung di Auditorium Politeknik Negeri Manado tersebut.

Ia membawa pengalaman profesionalnya di industri hospitality untuk memberikan perspektif langsung kepada mahasiswa mengenai dinamika dunia kerja dan kompetensi yang dibutuhkan untuk menembus industri perhotelan.

Antusiasme peserta terlihat dari penuhnya auditorium. Para mahasiswa mengikuti pemaparan hingga sesi diskusi yang membahas perkembangan industri perhotelan, peluang karier, tuntutan profesional, serta kesiapan sumber daya manusia menghadapi persaingan dunia kerja.

Dikdik menekankan bahwa hospitality memiliki cakupan yang jauh lebih luas dibanding sekadar operasional hotel. Menurut dia, industri tersebut sangat bergantung pada kualitas pelayanan sekaligus kemampuan sumber daya manusia dalam membangun pengalaman positif bagi setiap tamu.

“Industri perhotelan bukan hanya tentang menjual kamar atau menyediakan makanan dan minuman. Hospitality adalah tentang bagaimana kita memberikan pengalaman, membangun hubungan dengan tamu, dan menciptakan pelayanan yang berkesan,” ujar Dikdik.

Ia menyebut sikap profesional, kemampuan berkomunikasi, kedisiplinan, kreativitas, serta kemampuan beradaptasi menjadi sejumlah modal penting yang harus mulai dibangun mahasiswa sejak berada di bangku kuliah.

Selain kemampuan akademik, Dikdik mendorong mahasiswa memperkaya diri melalui pengalaman organisasi, penguasaan bahasa asing, kemampuan berkomunikasi, serta kemauan untuk terus belajar.

Menurutnya, ijazah merupakan salah satu bagian dari perjalanan pendidikan, tetapi kompetensi dan karakter akan sangat menentukan ketika seseorang memasuki lingkungan profesional.

Pengalaman praktis yang dibagikan Dikdik juga memberikan gambaran kepada mahasiswa mengenai tantangan yang dihadapi pekerja hospitality. Pelayanan kepada tamu, kata dia, membutuhkan konsistensi, ketelitian, kemampuan membaca kebutuhan pelanggan, hingga kesiapan menghadapi berbagai situasi di lapangan.

Besarnya jumlah peserta yang hadir menjadi gambaran tingginya ketertarikan mahasiswa terhadap industri hospitality. Dunia perhotelan dinilai masih menawarkan beragam jalur karier yang dapat dikembangkan, baik pada bidang pelayanan, operasional, pemasaran maupun manajemen.

Marketing Communication ASTON Manado Hotel, Dandi Endoh, mengatakan keterlibatan praktisi dalam kegiatan akademik menjadi jembatan penting antara materi pendidikan dan realitas dunia kerja.

“Kami melihat kegiatan ini bukan hanya sebagai kesempatan untuk berbagi pengalaman, tetapi juga sebagai bentuk kontribusi industri dalam mempersiapkan generasi muda agar lebih memahami realitas dunia kerja,” kata Dandi.

Menurutnya, mahasiswa perlu memperoleh gambaran langsung mengenai standar yang diterapkan perusahaan, kebutuhan industri, serta kemampuan yang harus dipersiapkan sebelum memasuki dunia profesional.

Dandi berharap pertemuan antara praktisi dan mahasiswa dapat mendorong generasi muda untuk lebih percaya diri mengembangkan kompetensi sekaligus melihat hospitality sebagai bidang yang memiliki ruang pengembangan karier.

“Kami berharap apa yang disampaikan hari ini dapat menjadi inspirasi bagi para mahasiswa untuk berani bermimpi, mengembangkan kemampuan, dan melihat industri hospitality sebagai salah satu bidang yang memiliki banyak peluang untuk berkembang,” ujarnya.

Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat hubungan antara ASTON Manado Hotel dan institusi pendidikan. Kolaborasi semacam ini diharapkan tidak berhenti pada pertukaran wawasan, tetapi berkembang menjadi ruang pembelajaran yang mempertemukan kebutuhan industri dengan kompetensi lulusan.

Bagi mahasiswa, kehadiran praktisi industri memberikan kesempatan untuk memahami lebih dekat standar profesional yang akan mereka hadapi setelah menyelesaikan pendidikan. Sementara bagi industri, interaksi tersebut menjadi bagian dari kontribusi dalam menyiapkan talenta muda yang lebih kompeten dan adaptif.

Di tengah perkembangan sektor hospitality di Sulawesi Utara, kesiapan sumber daya manusia menjadi salah satu faktor penting. Karena itu, pengenalan dunia industri sejak masa perkuliahan menjadi langkah strategis agar mahasiswa tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. (tkg)

Editor : Kenjiro Tanos
Kuliah Umum Polimdo Industri Hospitality Sulawesi Utara Karier Perhotelan Manado Aston Manado Hotel Politeknik Negeri Manado