MANADOPOSTID - Vitamin D selama ini lebih dikenal karena perannya dalam menjaga kesehatan tulang. Namun, vitamin yang dapat diperoleh melalui paparan sinar matahari, makanan, maupun suplemen ini juga memiliki peran dalam mendukung sistem kekebalan tubuh. Kebutuhannya pun tidak terbatas pada kelompok usia tertentu.
Dokter spesialis kandungan Ardiansjah Dara mengatakan vitamin D dibutuhkan oleh berbagai kelompok usia, termasuk anak-anak, orang dewasa, ibu hamil, hingga lansia. Menurutnya, kecukupan vitamin D penting karena nutrisi tersebut turut berkaitan dengan fungsi imunitas tubuh.
Kekurangan vitamin D dapat ditandai dengan sejumlah keluhan yang cukup umum, seperti tubuh mudah lelah, kurang bersemangat untuk bergerak, hingga rambut rontok. Keluhan tersebut dapat muncul pada berbagai kelompok, meskipun penyebabnya tidak selalu berkaitan dengan kekurangan vitamin D.
Vitamin D juga dapat diperoleh melalui makanan. Beberapa sumber yang mengandung vitamin D antara lain ikan berlemak seperti salmon, makarel, dan sarden, serta kuning telur. Selain itu, tubuh dapat membentuk vitamin D ketika kulit mendapatkan paparan sinar ultraviolet B dari matahari.
Meski demikian, kebutuhan vitamin D setiap orang dapat berbeda. Kekurangan vitamin D tidak sebaiknya langsung ditangani dengan mengonsumsi suplemen dalam dosis tinggi tanpa pertimbangan medis. Pemeriksaan kadar vitamin D dan konsultasi dengan tenaga kesehatan dapat membantu menentukan apakah seseorang memang membutuhkan suplementasi.
Menjaga kecukupan vitamin D pada akhirnya dapat dilakukan melalui pola hidup yang seimbang. Paparan sinar matahari yang wajar, konsumsi makanan bergizi, serta penggunaan suplemen bila memang diperlukan dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan tulang sekaligus mendukung fungsi sistem imun.
Editor : ALengkong