Waktu Tidur yang Tepat untuk Menjaga Energi Sepanjang Hari

ALengkong • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:47 WIB
Ilustrasi orang tidur (doc: Freepik)
Ilustrasi orang tidur (doc: Freepik)

MANADOPOSTID - Tidak ada satu jam tidur yang berlaku ideal untuk semua orang. Waktu tidur yang tepat perlu disesuaikan dengan ritme sirkadian atau jam biologis tubuh masing-masing. Yang lebih penting adalah mendapatkan durasi tidur yang cukup dan menjaga jadwal tidur serta bangun secara konsisten.

Orang dewasa umumnya membutuhkan sekitar 7–9 jam tidur setiap malam. Karena itu, menentukan waktu tidur sebaiknya dimulai dari waktu bangun yang harus dijalani setiap hari. Dengan pola yang teratur, tubuh dapat memperoleh waktu istirahat yang cukup untuk membantu mempertahankan energi sepanjang hari.

Setiap orang juga memiliki pola biologis yang berbeda. Sebagian orang termasuk tipe early bird yang lebih nyaman tidur lebih awal dan bangun pagi, sementara night owl cenderung lebih aktif pada malam hari dan memilih bangun lebih siang. Namun, banyak orang berada di antara kedua pola tersebut.

Selain durasi, kualitas tidur juga sangat berpengaruh terhadap kondisi tubuh keesokan harinya. Sering terbangun pada malam hari, sulit kembali tidur, atau tetap merasa lelah meskipun sudah tidur cukup dapat menjadi tanda bahwa kualitas istirahat belum optimal. Terbangun satu atau dua kali untuk buang air kecil masih dapat dianggap normal apabila seseorang dapat kembali tidur dalam waktu sekitar 10–15 menit.

Kurang tidur juga dapat berdampak pada kemampuan seseorang menjalani aktivitas sehari-hari. Tidur kurang dari tujuh jam dapat menurunkan kewaspadaan, konsentrasi, dan waktu reaksi. Jika berlangsung terus-menerus, kekurangan tidur dapat terakumulasi dan membuat tubuh semakin sulit mendapatkan energi yang optimal.

Untuk membantu menjaga kualitas tidur, seseorang dapat membangun rutinitas yang konsisten. Paparan sinar matahari pada pagi hari, olahraga secara rutin, pengelolaan stres, serta mengurangi penggunaan stimulan dapat membantu menjaga pola tidur. Konsumsi kafein juga disarankan dihentikan sekitar enam hingga delapan jam sebelum waktu tidur.

Penggunaan ponsel pada malam hari juga sebaiknya dikurangi. Waktu sebelum tidur dapat digunakan untuk aktivitas yang lebih menenangkan, seperti membaca, mendengarkan musik, melakukan peregangan, mandi, berjalan santai, atau menghabiskan waktu bersama keluarga. Jika sudah tidur cukup tetapi tetap merasa lelah setiap hari, pemeriksaan ke dokter atau spesialis tidur dapat dipertimbangkan.

Editor : ALengkong
#lifestyle #Kesehatan #tidursehat