Mengapa Apel Perlu Dicuci dengan Air Sebelum Dikonsumsi?

ALengkong • Dipublikasikan Minggu, 13 September 2026 | 19:28 WIB
Ilustrasi orang cuci apel (doc: Freepik)
Ilustrasi orang cuci apel (doc: Freepik)

MANADOPOSTID - Apel menjadi salah satu buah yang praktis dikonsumsi sebagai camilan sehari-hari. Selain memiliki rasa yang segar, satu buah apel dapat mengandung hingga sekitar 5 gram serat. Namun, sebelum dimakan, apel sebaiknya dicuci terlebih dahulu untuk mengurangi kotoran dan mikroorganisme yang mungkin menempel pada permukaannya.

Sebelum sampai ke tangan konsumen, apel melewati perjalanan yang cukup panjang. Buah ini tumbuh di ruang terbuka, kemudian dipanen, dikemas, diangkut, dipajang, hingga akhirnya dibeli. Dalam berbagai tahapan tersebut, permukaan apel berpotensi bersentuhan dengan tanah, kotoran, serta mikroorganisme.

Mencuci apel dengan air dapat membantu membersihkan kotoran sekaligus mengurangi jumlah mikroorganisme pada kulitnya. Meski demikian, proses pencucian tidak berarti membuat buah menjadi sepenuhnya steril atau menghilangkan seluruh patogen yang mungkin terdapat pada permukaannya.

Mencuci buah juga tetap penting meskipun apel nantinya akan dikupas. Pisau atau alat pengupas yang menyentuh bagian luar apel dapat memindahkan kontaminan dari kulit menuju daging buah. Karena itu, membersihkan apel sebelum memotong atau mengupasnya menjadi langkah sederhana untuk menjaga kebersihan makanan.

Cara membersihkan apel dapat dilakukan dengan menggosok seluruh permukaannya menggunakan sikat khusus buah dan sayuran yang bersih di bawah air dingin mengalir. Setelah selesai, apel dapat dikeringkan menggunakan kain dapur atau tisu bersih. Penggunaan sabun maupun deterjen tidak diperlukan karena buah dan sayuran memiliki permukaan berpori yang berpotensi menyerap residu dari bahan pembersih.

Kebersihan tangan dan peralatan yang digunakan juga perlu diperhatikan. Buah sebaiknya dijauhkan dari daging mentah, unggas, serta makanan laut untuk mengurangi risiko kontaminasi silang. Tangan, pisau, talenan, dan peralatan lainnya juga perlu berada dalam kondisi bersih ketika digunakan untuk mengolah buah.

Merendam buah dalam larutan tertentu, seperti cuka atau soda kue, juga pernah diteliti sebagai cara untuk mengurangi residu pestisida. Namun, tingkat efektivitasnya berbeda-beda dan masih membutuhkan penelitian lebih lanjut. Merendam beberapa bahan makanan secara bersamaan bahkan dapat meningkatkan risiko perpindahan mikroorganisme dari satu bahan ke bahan lainnya.

Oleh karena itu, mencuci apel di bawah air bersih yang mengalir tetap menjadi pilihan sederhana yang dapat dilakukan sebelum dikonsumsi. Bagian buah yang memar atau rusak juga sebaiknya dibuang karena area tersebut dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri penyebab penyakit.

Editor : ALengkong
#Tipskesehatan #KeamananPangan #BuahSehat