Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Desa Talawaan Dicanangkan sebagai Desa Siaga TBC, Warga Diajak Jadi Garda Terdepan Penanggulangan

Jendry Dahar • Jumat, 10 Juli 2026 | 20:36 WIB
SELARAS: Pencanangan Penguatan Desa Siaga TBC di Desa Talawaan, Jumat (10/7/2026).
SELARAS: Pencanangan Penguatan Desa Siaga TBC di Desa Talawaan, Jumat (10/7/2026).

 

 

MANADOPOST.ID—Pemerintah Desa (Pemdes) Talawaan, Kecamatan Talawaan, memperkuat upaya penanggulangan tuberkulosis (TBC) hingga ke tingkat desa. Hal itu ditandai dengan pencanangan Penguatan Desa Siaga TBC di Desa Talawaan, Jumat (10/7/2026).

 

Pencanangan tersebut dideklarasikan Kepala Dinas Kesehatan Minut, Drs. Alan Mingkid, didampingi Camat Talawaan Ruben Lengkong, Kepala Puskesmas Talawaan dr. Ferny Sundah, Hukum Tua Desa Talawaan Reky Sumampow, serta dihadiri masyarakat setempat.

 

Hukum Tua Recky Sumampow menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut) yang terus bersinergi dengan pemerintah desa dalam upaya penanggulangan TBC.

 

Menurutnya, pemerintah desa memberikan dukungan penuh terhadap program kesehatan tersebut karena sejalan dengan komitmen menciptakan masyarakat yang sehat dan sejahtera.

 

“Upaya menghadirkan lingkungan dan masyarakat yang sehat adalah langkah yang patut diapresiasi. Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara yang terus memberikan perhatian kepada masyarakat Desa Talawaan. Atas nama masyarakat, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih,” ujar kumtua kharismatik itu.

 

Pencanangan Penguatan Desa Siaga TBC tersebut juga dirangkaikan dengan pembukaan rangkaian kegiatan menyambut Hari Ulang Tahun ke-366 Desa Talawaan yang akan diperingati pada 19 Agustus 2026.

 

Recky menegaskan, keberhasilan program penanggulangan TBC sangat bergantung pada keterlibatan aktif masyarakat.

 

“Masyarakat yang sehat adalah masyarakat yang sejahtera. Karena itu, saya mengajak seluruh warga Desa Talawaan untuk bersama-sama menjadi pelaku utama dalam penanggulangan TBC. Keterlibatan masyarakat adalah faktor penentu keberhasilan dari apa yang kita deklarasikan hari ini. Mari terus bersinergi dengan pemerintah untuk menciptakan kehidupan yang lebih sehat,” tuturnya.

 

Hal senada disampaikan Kepala Puskesmas Talawaan, dr. Ferny Sundah. Ia menekankan bahwa kolaborasi masyarakat menjadi kunci utama dalam menekan penyebaran penyakit TBC.

 

“Kerja sama masyarakat menjadi penentu keberhasilan upaya penanggulangan TBC. Mari bergotong royong agar penyebaran penyakit menular ini dapat diminimalkan,” katanya.

 

Dr. Ferny menjelaskan, Dinas Kesehatan Minut melalui Puskesmas Talawaan terus melakukan sosialisasi mengenai TBC guna menghilangkan stigma negatif terhadap penderita penyakit tersebut.

 

Ia menegaskan bahwa TBC merupakan penyakit menular yang dapat disembuhkan apabila terdeteksi dan ditangani sejak dini.

 

“Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara telah menyiapkan alat pemeriksaan TBC di sejumlah fasilitas kesehatan, salah satunya di Puskesmas Tatelu. Jika mengalami gejala seperti batuk berkepanjangan, batuk disertai bercak darah, atau sering berkeringat pada malam hari, segera datang ke fasilitas kesehatan untuk menjalani pemeriksaan. Pemeriksaan dengan alat tersebut tidak dipungut biaya,”jelasnya.

 

Desa Talawaan menjadi desa kedua di Kabupaten Minahasa Utara yang mendeklarasikan Penguatan Desa Siaga TBC. Sebelumnya, program serupa lebih dahulu dicanangkan di Desa Tumbohon sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pengendalian TBC berbasis masyarakat. (jen)

Editor : Angel Rumeen
#Talawaan