Dua orang dilaporkan menjadi korban dalam peristiwa nahas tersebut. Hal ini diungkapkan Camat Motoling Timur Sjultje Mamarimbing saat dihubungi Manado Post.
"Sekarang keduanya dievakuasi ke puskesmas Motoling. Dua duanya berjenis kelamin perempuan, Nikita Pantow (21) dan Majesti Momongan (10) yang satunya asli Wanga, yang lainnya asal Karimbouw, keduanya ditemukan sudah meninggal dunia," ungkapnya.
Dirinya bercerita longsor terjadi sekitar jam 2 Kondisi cuaca saat itu memang hujan deras dan panas. "Posisi longsor terjadi di jalan trans ke Amurang di ujung desa Wanga sebelum jembatan. Untuk sementara akses jalan putus," bebernya.
Dirinya berharap alat berat dapat dikerahkan ke lokasi untuk membuka akses jalan. "Sebab jika dilakukan manual sangat sulit, karena kontur tanah yang basah. Air bercampur tanah," paparnya.
Dia menegaskan pemerintah Kabupaten Minsel, Kecamatan bersama pemerintah desa sudah sangat getol mensosialisasikan waspada bencana longsor ini.
"Jauh jauh hari kami selalu menginformasikan untuk waspada longsor. Mereka yang berada di posisi rumah yang berpotensi tinggi terjadi longsor agar usahakan menghindar cari keluarga terdekat di tempat yang aman. Sudah selalu kami sampaikan ini," kuncinya. (asr)