Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Bupati Minsel Keluarkan Surat Edaran Antisipasi Bencana Hidrometeorologi

Asyer Rokot • Rabu, 12 Februari 2025 | 23:42 WIB

Photo
Photo
MANADOPOST.ID-- Menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang diprediksi melanda wilayah Sulawesi Utara pada 12-16 Februari 2025, Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, mengeluarkan Surat Edaran Nomor 5 Tahun 2025.

Surat edaran ini merupakan tindak lanjut dari himbauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Sulawesi Utara yang mengingatkan adanya potensi hujan lebat, angin kencang, serta ancaman banjir dan tanah longsor.

Dalam edaran yang diterbitkan pada 11 Februari 2025 tersebut, Bupati Minsel mengimbau seluruh perangkat daerah, camat, lurah, serta hukum tua agar meningkatkan kewaspadaan dan melakukan langkah-langkah antisipasi guna mengurangi risiko bencana.

FDW sapaan akrabnya menegaskan bahwa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat dan angin kencang berpotensi menyebabkan bencana seperti genangan air, banjir, tanah longsor, serta pohon tumbang. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk menghindari aktivitas di luar rumah, terutama di daerah rawan bencana.

“Warga yang bermukim di daerah aliran sungai harus meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan luapan air sungai. Selain itu, perlu memastikan bahwa saluran drainase dan pembuangan air tetap bersih dan tidak tersumbat untuk mencegah banjir,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, masyarakat diminta untuk menempatkan barang-barang berharga di tempat yang lebih tinggi apabila terjadi hujan lebat. Para nelayan juga diimbau untuk memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut guna menghindari risiko akibat gelombang tinggi dan angin kencang.

Selain itu, masyarakat diminta untuk mengidentifikasi lokasi aman yang dapat digunakan sebagai tempat perlindungan sementara, seperti rumah ibadah, gedung sekolah, atau kantor desa. Tempat-tempat evakuasi tersebut juga diharapkan tetap menerapkan protokol kesehatan demi keselamatan bersama.

Pemkab Minsel juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah agar aktif menyampaikan himbauan ini kepada masyarakat di setiap kesempatan. Jika terjadi bencana, warga diminta segera melaporkan kepada pemerintah setempat atau Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Minahasa Selatan melalui kontak darurat yang telah disediakan antara lain 0853 9895 9868, 0823 2883 4895, 0813 4042 6554, 0823 4725 8369, 0813 4088 2722.

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Kami berharap warga dapat meningkatkan kewaspadaan, mengikuti himbauan yang telah diberikan, dan tetap menjaga lingkungan agar terhindar dari dampak bencana hidrometeorologi,” tutup Wongkar. (Asyer Rokot)

Editor : Tanya Rompas
#FDW #Cuaca #Minsel