Dalam prosesi tersebut, Presiden Prabowo Subianto memimpin pembacaan sumpah jabatan kepada seluruh kepala daerah yang dilantik secara bersamaan. Pelantikan ini didahului dengan pembacaan Keputusan Presiden (Keppres) untuk pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Masa Jabatan 2025-2030, serta Keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk pengangkatan Bupati, Wakil Bupati, Wali Kota, dan Wakil Wali Kota.
Sebelum dilantik, Franky Donny Wongkar dan Theodorus Kawatu telah menjalani serangkaian kegiatan persiapan. "Pada Senin, 17 Februari, keduanya mengikuti registrasi kehadiran serta pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari tahapan resmi sebelum pelantikan. Selanjutnya, pada Selasa, 18 Februari, mereka mengikuti Gladi Kotor Pelantikan di Kompleks Monumen Nasional, Jakarta. Kemudian, Rabu, kemarin, mereka menghadiri Gladi Bersih Pelantikan yang berlangsung di Kompleks Monumen Nasional dan Istana Kepresidenan," ungkap kepala dinas Kominfo Minsel Tusrianto Rumengan.
Dia melanjutkan setelah pelantikan, seluruh kepala daerah dijadwalkan untuk mengikuti retret di Lembah Tidar, Akademi Militer (Akmil) Magelang, selama delapan hari, mulai 21 hingga 28 Februari 2025. "Retret ini bertujuan untuk menyelaraskan visi-misi pemerintah daerah dengan program pemerintah pusat. Para kepala daerah juga akan diberikan pemahaman mendalam terkait tugas pemerintahan serta wawasan ketahanan nasional," timpanya.
Diketahui, dalam acara pelantikan di Istana Kepresidenan, turut hadir Ketua DPRD Kabupaten Minahasa Selatan, Stefanus D. N. Lumowa, Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa Selatan yang juga Anggota DPRD Kabupaten Minahasa Selatan, Elsje Rosje Wongkar-Sumual, serta Dr. Rine Kawatu-Kaunang. (*)
Editor : Tanya Rompas