MANADOPOST.ID — Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) kembali menorehkan catatan toleransi yang membanggakan di tengah semarak persiapan menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah.
Tahun 2025 ini, Pemkab Minsel akan menyalurkan 10 ekor sapi kurban kepada 10 masjid yang tersebar di berbagai kecamatan, sebagai bentuk empati dan kepedulian terhadap umat Muslim.
Distribusi hewan kurban ini bersumber dari dua skema pendanaan. Lima ekor berasal dari APBD Pemkab Minsel, dan lima lainnya merupakan kontribusi perusahaan-perusahaan di Minsel melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
Kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta ini mencerminkan ekosistem pembangunan yang inklusif dan partisipatif.
Kepada Manado Post, Bupati Minsel Franky Donny Wongkar (FDW) menyampaikan bahwa program ini bukan hanya bentuk kepedulian sosial, tetapi juga ekspresi nyata dari nilai-nilai kebangsaan dan kemanusiaan yang terus dirawat di Minsel.
“Kami ingin memastikan bahwa semangat berkurban dapat dirasakan merata, tidak hanya sebagai kewajiban keagamaan, tetapi sebagai budaya gotong royong dan kasih antar sesama. Pemerintah hadir bukan hanya sebagai penyelenggara negara, tetapi juga sebagai sahabat spiritual masyarakat,” ujar FDW dengan penuh ketulusan.
Lebih jauh, Bupati FDW yang juga dikenal sebagai Pelayan Khusus (Pelsus) Jemaat GMIM Imanuel Kawangkoan Bawah Wilayah Amurang Dua, menyebut bahwa harmoni antarumat beragama di Minsel adalah aset sosial yang tak ternilai.
“Kami bangga hidup dalam masyarakat yang memeluk toleransi sebagai prinsip hidup. Di Minsel, keragaman bukan penghalang, melainkan kekayaan yang memperkuat identitas daerah,” tambahnya.
Pernyataan ini diamini oleh Mihdad Ansar, tokoh pemuda Muslim asal Amurang yang juga dikenal sebagai aktivis toleransi di kalangan anak muda.
“Bupati FDW telah menunjukkan bahwa keberpihakan terhadap semua golongan tidak harus menunggu satu keyakinan yang sama. Kepedulian beliau sangat besar terhadap masyarakat Muslim. Penyaluran hewan kurban ini adalah contoh nyata dari jiwa toleran dan kepemimpinan yang merangkul,"
Mihdad juga mengapresiasi langkah Pemkab Minsel atas komando Bupati FDW.
"Fakta bahwa beliau adalah seorang Pelayan Khusus di gereja, tetapi pada saat yang sama mendukung penuh perayaan hari besar umat Islam, membuktikan bahwa di Minsel, moderasi beragama bukan slogan melainkan laku hidup yang diwariskan dan dijaga,” tegasnya.
Program bantuan kurban ini tidak hanya menjangkau masjid-masjid di pusat kota, tetapi juga menyasar desa-desa di pinggiran, memastikan bahwa keberkahan Idul Adha merata hingga pelosok wilayah. (ewa)
Daftar Masjid Penerima Hewan Kurban di Minahasa Selatan
1 . Masjid At-Taqwa Kapitu - Kecamatan Amurang Barat
2. Masjid Nurul Khairaat Tompaso Baru Satu - Kecamatan Tompaso Baru
3. Masjid Al-Ikhlas Tanamon - Kecamatan Sinonsayang
4. Masjid Arrayan Tanamon - Kecamatan Sinonsayang
5. Masjid Abdurrahman Bin Auf Tumpaan Baru - Kecamatan Tumpaan
6. Masjid Sidqul Mubin Tompaso Baru Dua - Kecamatan Tompaso Baru
7. Masjid Al-Musafir Durian - Kecamatan Sinonsayang
8. Masjid Al-Ikhlas Ongkaw Tiga - Kecamatan Sinonsayang
9. Masjid Baiturrahman Tanamon Utara - Kecamatan Sinonsayang
10. Masjid Al-Amin Pondang - Kecamatan Amurang Timur