MANADOPOST.ID - Usai insiden kecelakaan kerja di PT Sasa Inti Minsel yang mengakibatkan korban jiwa, kini perusahaan skala nasional tersebut kembali berulah.
PT Sasa Inti Minsel seakan 'melecehkan' alias tidak mengindahkan dan tidak memiliki itikad baik kepada DPRD Kabupaten Minsel. Dimana PT Sasa Inti Minsel tidak hadir dalam agenda DRPD.
Pasalnya, DPRD Minsel telah mengirimkan undangan resmi kepada PT Sasa Inti Minsel, untuk mendengarkan keterangan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP), namun undangan tersebut tidak dihiraukan pihak perusahaan.
Kepada Manado Post, Ketua DPRD Kabupaten Minsel Stefanus Lumowa mengatakan bahwa seharusnya ada RDP antara PT Sasa Inti Minsel, DPRD Minsel serta Pemerintah Kabupaten Minsel, Senin (3/11/2025), pukul 15.00 WITA.
"Namun pihak PT Sasa Inti tidak hadir. Memang ada pemberitahuan dari penasihat hukum pihak perusahaan bahwa kliennya tidak bisa hadir. Namun undangan kita itu seperti dilecehkan. Karena tidak ada alasan yang jelas atas ketidakhadiran mereka," katanya.
Lumowa menyampaikan kekecewaannya terhadap PT Sasa Inti Minsel yang tidak hadir dalam agenda RDP tersebut.
Padahal menurut Lumowa, RDP tersebut sangat penting guna menuntaskan kasus kecelakaan kerja di yang mengakibatkan korban jiwa.
"Kita akan menyurat lagi untuk kedua kalinya. Prosesnya itu undangan yang kita kirim akan sampai 3 kali. Jika tidak diindahkan, tentu lembaga DPRD akan mengambil tindakan tegas. Karena itu melecehkan lembaga DPRD sebagai perwakilan masyarakat Minsel," ungkapnya.
Sementara itu, saat dihubungi Manado Post, melalui nomor WhatsApp +6281143xxxx Linda yang merupakan HR PT Sasa Inti Minsel tak mau buka suara terkait ketidakhadiran pihaknya dalam undangan RDP DPRD Minsel. (ewa)
Editor : Baladewa Setlight