MANADOPOST.ID-- Suasana penuh sukacita dan kekeluargaan mewarnai perayaan Ibadah Raya HUT ke-19 Kelompok Pelayanan Lanjut Usia (Lansia) Sinode GMIM Tahun 2025 yang digelar di Kabupaten Minahasa Selatan. Ribuan lansia dari berbagai wilayah pelayanan GMIM hadir dalam ibadah syukur yang berlangsung dengan penuh semangat dan keakraban.
Bupati Minahasa Selatan yang juga Pelayan Khusus GMIM, Pnt. Franky Donny Wongkar, turut hadir dan menyampaikan sambutan mewakili pemerintah dan masyarakat Kabupaten Minahasa Selatan. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada seluruh peserta, serta mengungkapkan sukacita atas kehadiran para lansia di Minsel.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Minahasa Selatan, kami menyampaikan terima kasih karena boleh melayani dan menerima kehadiran Bapak-Ibu lansia di tempat ini. Kiranya oma dan opa menikmati keindahan dan suasana di kota kami bersama seluruh masyarakat,” ujar Bupati Franky Wongkar disambut tepuk tangan hangat peserta.
Bupati yang dikenal rendah hati itu juga berharap agar perayaan HUT ke-19 ini tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum mempererat kebersamaan dan pelayanan lintas generasi.
Ia menegaskan bahwa keberadaan para lansia adalah teladan dan sumber hikmat bagi keluarga, gereja, dan masyarakat.
“Lansia adalah berkat yang hidup. Melalui doa, kesetiaan, dan pengorbanan oma-opa, banyak keluarga dan jemaat tetap kuat dalam iman,” tuturnya.
Acara tersebut juga dihadiri Karo Pengadaan Barang dan Jasa Provinsi Sulawesi Utara, Rudi Polii, yang mewakili Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus. Ia menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh lansia GMIM yang terus menjadi inspirasi dan penopang kehidupan berjemaat dan bermasyarakat.
“Teruslah menjadi penyejuk dan sumber sukacita di tengah keluarga dan jemaat. Selamat HUT ke-19, tetap sehat, kuat, dan diberkati Tuhan,” ucapnya.
Ibadah raya dipimpin oleh Pdt. Dr. Joice Sondakh, Wakil Ketua BPMS bidang Pekerja GMIM dan Pelayan Khusus, yang dalam khotbahnya menekankan pentingnya hidup bersyukur dan tetap berbuah meski di usia lanjut.
Suasana penuh semangat dan canda tawa para lansia tampak menghiasi setiap rangkaian acara, mulai dari ibadah hingga lomba-lomba seperti solo, baca Alkitab bahasa Manado, dan busana rohani.
“Terima kasih untuk penyambutan dan pelayanan yang hangat. Tuhan Yesus memberkati kita semua,” tutup Bupati Minsel, sambil berbaur akrab dengan para peserta. (Asyer Rokot)
Editor : Asyer Rokot