MANADOPOST.ID-- Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) di bawah kepemimpinan Bupati Franky Donny Wongkar, mengintensifkan strategi pembangunan dengan jurus pamungkas: Pendekatan Pentahelix. Model kolaborasi ini mengintegrasikan lima unsur penting: pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan media.
Pendekatan Pentahelix menjadi langkah strategis FDW untuk mewujudkan visi Minahasa Selatan yang semakin maju, sejahtera, dan berkelanjutan.
Bupati FDW secara tegas menyatakan bahwa kolaborasi lintas sektor adalah kunci keberhasilan pembangunan daerah, terutama dalam menghadapi dinamika dan tantangan global saat ini.
“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Pembangunan yang berorientasi kesejahteraan masyarakat harus melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Melalui Pentahelix, kita membangun Minahasa Selatan secara bersama-sama, lebih inklusif, dan berkelanjutan,” ujar Bupati.
Pemkab Minsel kini berkomitmen penuh memperluas kemitraan dengan berbagai unsur Pentahelix. Langkah ini telah diterapkan dalam sejumlah program prioritas daerah, menjamin inovasi yang lebih kuat dan percepatan yang berdampak langsung.
Melalui sinergi Pentahelix, kolaborasi riset akademik diperkuat, pelibatan komunitas lokal dalam kegiatan pemberdayaan ditingkatkan, serta sinergi dengan dunia usaha didorong maksimal untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Menutup keterangannya, Bupati FDW mengajak seluruh elemen masyarakat Minsel untuk terus bersatu mendukung langkah-langkah pembangunan daerah.
“Dengan kebersamaan, kita bisa menciptakan Minahasa Selatan yang semakin maju, semakin sejahtera, dan semakin berkelanjutan. Pentahelix adalah kunci untuk menuntun kita ke arah itu,” tutup FDW. (Asyer Rokot)
Editor : Asyer Rokot