MANADOPOST.ID-- Suasana khidmat dan penuh keakraban menyelimuti Aula Waleta, Kantor Bupati Minahasa Selatan (Minsel), Rabu (17/12). Pemerintah Kabupaten dan masyarakat Minsel menggelar Ibadah Perayaan menyambut Natal Yesus Kristus yang terasa kian istimewa dengan kehadiran Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus.
Kehadiran orang nomor satu di Bumi Nyiur Melambai ini merupakan bagian dari rangkaian Safari Natal Pemprov Sulut. Didampingi jajaran pejabat Pemprov dan unsur Forkopimda Sulut, Gubernur disambut dengan prosesi jajar kehormatan yang megah dan penuh antusiasme oleh jajaran Pemkab Minsel dipimpin Bupati Franky Donny Wongkar dan Wakil Bupati Brigjen TNI (Purn) Theodorus Kawatu serta unsur Forkopimda Minsel.
Dalam sambutannya, Gubernur Yulius Selvanus tak mampu menyembunyikan rasa kagumnya atas sambutan hangat warga Minsel. Ia mengaku merasakan ikatan emosional yang kuat selama berada di Amurang. "Terima kasih atas sambutan jajar kehormatan yang luar biasa ini. Jujur, saya merasakan suasana kebatinan yang melekat antara pemimpin dan jajaran di sini. Saya merasa seperti kembali ke rumah sendiri. Ada keakraban yang tulus, saya diterima dengan sangat baik," ungkap Gubernur dengan nada haru.
Saking terkesannya, Gubernur secara khusus memberikan apresiasi terhadap potensi seni lokal. Ia langsung mengundang tim kolintang anak-anak dan paduan suara (choir) yang mengisi ibadah tersebut untuk tampil di perayaan Natal tingkat Provinsi Sulut nanti.
Namun, di balik suasana sukacita itu, Gubernur juga menitipkan pesan mendalam mengenai esensi Natal dan kerukunan bermasyarakat. Menurutnya, kesuksesan pembangunan tidak hanya diukur dari besarnya anggaran, tetapi dari kedamaian hati masyarakatnya. "Mari kita jaga toleransi, persatuan, dan semangat tolong-menolong. Percuma kalau kita anggarkan dana besar atau buat program banyak, kalau kita masih baku pukul (bertikai), saling curiga, atau saling menjatuhkan. Kerukunan tidak akan pernah terjadi jika tidak ada ketulusan," tegas jenderal purnawirawan bintang dua tersebut.
Ia juga mengingatkan bahwa keharmonisan harus dimulai dari unit terkecil, yaitu keluarga. "Rumah adalah tempat awal kita berorganisasi. Para istri dengarkan suami, begitu sebaliknya. Saling menghargai adalah kunci," tambahnya.
Mengakhiri sambutannya, Gubernur berharap terang Natal senantiasa menyinari setiap pribadi, keluarga, dan seluruh jajaran pemerintahan di Sulawesi Utara, khususnya di Kabupaten Minahasa Selatan. "Selamat Natal 2025 dan selamat menyongsong Tahun Baru 2026. Semoga damai selalu ada bagi kita semua," pungkasnya. (Asyer Rokot)
Editor : Asyer Rokot