MANADOPOST.ID-- Komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) dalam menekan angka stunting terus diperluas hingga ke sektor pemberdayaan generasi muda. Bupati Minsel, Franky Donny Wongkar (FDW), didampingi Ketua TP-PKK Minsel yang juga Anggota DPRD Minsel, Ny Elsje Rosje Wongkar-Sumual, menghadiri Grand Final Duta Cegah Stunting Remaja Sulawesi Utara 2026, Jumat (24/4).
Acara yang berlangsung meriah di Atrium Manado Town Square (Mantos) 3 ini menjadi wadah strategis untuk mengedukasi masyarakat, khususnya kaum milenial dan Gen Z, mengenai pentingnya pencegahan stunting sejak dini.
Bupati FDW menegaskan bahwa keterlibatan remaja sebagai "Duta" sangat krusial karena mereka adalah agen perubahan yang bisa masuk ke lingkungan pergaulan sebaya.
Senada dengan hal tersebut, Ny Elsje Rosje Wongkar-Sumual selaku Ketua TP-PKK Minsel menekankan bahwa peran keluarga adalah kunci utama. "Pencegahan stunting harus dimulai dari pemahaman yang benar di tingkat keluarga. Kehadiran duta remaja ini diharapkan mampu menjadi jembatan edukasi yang efektif bagi masyarakat, khususnya di Minahasa Selatan," singkat ERS sapaan akrabnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Plt Kepala Dinas PMD Sulut, Novita Lumintang, yang mewakili Gubernur Sulut. Hadir pula sejumlah kepala daerah lainnya, seperti Bupati Mitra Ronald Kandoli dan Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit, serta Ketua TP-PKK Provinsi Sulut, Ny Anik Fitri Wandriani.
Momentum ini bukan sekadar ajang kompetisi kecantikan atau bakat, melainkan misi kemanusiaan untuk menciptakan generasi Sulawesi Utara yang sehat, cerdas, dan bebas stunting di masa depan.
Melalui ajang ini, Pemkab Minsel berharap para perwakilan remaja dari Tanah Toar Lumimuut dapat membawa pulang ilmu dan semangat untuk diaplikasikan di desa-desa serta kelurahan, guna mempercepat penurunan angka stunting di wilayah Minsel. (Asyer Rokot)
Editor : Asyer Rokot