MANADOPOST.ID-- Wajah dunia pendidikan di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) makin berwarna. Tak hanya terpaku pada buku pelajaran, para siswa di Minsel kini ditantang melahirkan karya inovatif melalui ajang Lomba Karya Kreatif Anak Bangsa yang resmi dibuka Bupati Franky Donny Wongkar (FDW) di Aula Waleta, Rabu (6/5).
Ajang yang digelar dalam rangka Hardiknas 2026 ini menjadi bukti nyata bahwa kreativitas pelajar Minsel tidak bisa dipandang sebelah mata. Berbagai produk inovasi dipamerkan langsung di hadapan Bupati dan jajaran petinggi daerah.
Ada yang menarik dalam perhelatan kali ini. Pemkab Minsel tak sendirian, mereka menggandeng Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Utara untuk menjaring bakat-bakat terpendam dari sekolah-sekolah di Minsel.
"Apresiasi dan terima kasih kami sampaikan kepada Bank Indonesia atas sinergi yang luar biasa ini. Kolaborasi melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ini membuktikan bahwa tanggung jawab memajukan SDM adalah kerja bersama," ungkap Bupati FDW dalam sambutannya.
Bagi FDW, lomba ini bukan sekadar mengejar juara, melainkan investasi jangka panjang bagi daerah.
Wadah Inovasi: Menjadi tempat bagi pelajar menyalurkan gagasan kreatif di berbagai bidang.
Penguatan SDM: Mencerminkan komitmen Pemkab Minsel dalam mencetak generasi yang berdaya saing global.
Motivasi Berkelanjutan: Diharapkan para pelajar terus berkontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.
Kualitas perlombaan pun tak main-main dengan hadirnya dewan juri dari kalangan akademisi dan praktisi, yakni istri Wakil Bupati Minsel Brigjen TNI (Purn) Theodorus Kawatu, ir. Rine Kawatu-Kaunang dan Syultje Lumingkewas Rambi.
Turut menyaksikan aksi kreatif para siswa ini, Deputi Kepala Perwakilan BI Sulut Darmawan Tohab Hutabarat, Sekkab Minsel Glady Kawatu, serta jajaran pejabat Pemkab Minsel, para kepala sekolah, dan orang tua siswa yang antusias mendukung buah hati mereka. (Asyer Rokot)
Editor : Asyer Rokot