Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Sukseskan PAW Hukum Tua, FDW-Forkopimda Maraton Sambangi Sapa Timur dan Pakuweru Utara

Asyer Rokot • Senin, 8 Juni 2026 | 19:49 WIB
TURUN LANGSUNG: Bupati Franky Donny Wongkar (FDW) bersama jajaran "Full Team" Forkopimda Minsel dalam sehari turun ke Desa Sapa Timur dan Desa Pakuweru Utara Senin (8/6).
TURUN LANGSUNG: Bupati Franky Donny Wongkar (FDW) bersama jajaran "Full Team" Forkopimda Minsel dalam sehari turun ke Desa Sapa Timur dan Desa Pakuweru Utara Senin (8/6).

 

MANADOPOST.ID-- Dua desa di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) mendadak jadi pusat perhatian. Akibat kekosongan kursi pemimpin, Desa Sapa Timur di Kecamatan Tenga dan Desa Pakuweru Utara kompak disatroni oleh Bupati Franky Donny Wongkar (FDW) bersama jajaran "Full Team" Forkopimda Minsel dalam sehari, Senin (8/6).

Aksi turun lapangan secara maraton ini dilakukan untuk memantau langsung persiapan Pemilihan Hukum Tua Pengisian Antar Waktu (Pilhut PAW). Namun, meski sama-sama menggelar suksesi darurat lewat Musyawarah Desa (Musdes), latar belakang kekosongan jabatan di kedua desa ini ternyata bertolak belakang.

Di Desa Sapa Timur, Musdes digelar karena duka akibat wafatnya Hukum Tua definitif. Sementara di Desa Pakuweru Utara, suksesi dilakukan karena alasan "sukacita" kedinasan; Hukum Tua lamanya resmi menanggalkan jabatan setelah dinyatakan lulus seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Perbedaan alasan tersebut tidak mengurangi tensi politik di tingkat desa. Pasalnya, Pilhut PAW menggunakan sistem keterwakilan tokoh masyarakat melalui wadah Musdes, bukan lewat pencoblosan masal seperti Pilhut reguler.

Bupati FDW menyadari betul bahwa mekanisme pembatasan suara ini sangat rawan memicu konflik horizontal. Oleh karena itu, penentuan Daftar Pemilih Tetap (DPT) oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) menjadi sorotan utama rombongan Forkopimda dalam kunjungan kerja seharian penuh ini.

"Ini bukan sekadar agenda lokal biasa, melainkan ujian penting bagi kita semua ke depan dalam rangka menyambut dan melaksanakan Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) serentak di Kabupaten Minsel. Kita harus bersepakat dan berkomitmen mengawal ini bersama-sama sesuai regulasi PP Nomor 16 Tahun 2026," tegas Bupati FDW di sela-sela pemantauan.

BPD di kedua desa tersebut diingatkan dengan tegas untuk bersikap objektif dan transparan dalam menjaring keterwakilan tokoh masyarakat agar hasil Musdes memiliki legitimasi yang kuat.

Keseriusan mengamankan suksesi di dua desa ini dibuktikan dengan hadirnya seluruh petinggi hukum dan politik Minsel di lokasi.

Bupati FDW didampingi langsung oleh Kapolres Minsel AKBP David Candra Babega, Ketua DPRD Minsel Stefanus DN Lumowa, Ketua PN Amurang Junita Beatrix Ma'i, serta Kasi Intel Kejari Minsel Sonny Arvian Hadi Purnomo.

Tampak ikut mengawal maraton pemantauan ini, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Drs Benny VJ Lumingkewas, Camat Tenga Sonny Sagay, beserta jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemkab Minsel.

Lewat pengawasan ketat dan terpadu dalam satu hari penuh ini, Forkopimda Minsel berharap proses transisi kepemimpinan di Sapa Timur maupun Pakuweru Utara dapat menjadi percontohan demokrasi desa yang aman, tertib, dan bebas dari konflik kepentingan. (Asyer Rokot)

Editor : Asyer Rokot
#Forkopimda Minsel #FDW