Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Jelang Pengucapan Syukur Minsel Ini Rekayasa Lalu Lintas Yang Disiapkan Mulai Dari Pembatasan Kendaraan Berat Hingga Parkir 

Asyer Rokot • Jumat, 10 Juli 2026 | 11:54 WIB
ISTIMEWA
ISTIMEWA

 

MANADOPOST.ID-- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan (Minsel) mulai mematangkan pengaturan lalu lintas menjelang pelaksanaan Pengucapan Syukur 2026 yang akan digelar Minggu (12/7). Melalui Dinas Perhubungan (Dishub), pemerintah menerapkan rekayasa arus lalu lintas sekaligus mengeluarkan sejumlah imbauan bagi masyarakat guna mengantisipasi kepadatan kendaraan.

Bupati Minsel Franky Donny Wongkar melalui Kepala Dinas Perhubungan Vera Lasut menegaskan, kebijakan tersebut disiapkan untuk menjamin kelancaran mobilitas masyarakat, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga maupun tamu yang datang merayakan Pengucapan Syukur.

Tradisi tahunan yang menjadi ciri khas masyarakat Minahasa Selatan itu diperkirakan kembali menyedot ribuan kendaraan dari berbagai daerah. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan antrean panjang di ruas Jalan Trans Sulawesi maupun jalan-jalan penghubung menuju desa dan kelurahan.

Karena itu, Dishub mengimbau masyarakat tidak memarkir kendaraan di badan Jalan Trans Sulawesi, tikungan, persimpangan, jembatan maupun lokasi lain yang berpotensi menghambat arus lalu lintas. Pengunjung diminta memanfaatkan kantong parkir resmi yang telah disiapkan pemerintah desa dan kelurahan, termasuk lapangan, halaman sekolah, kantor pemerintah, gereja maupun lahan terbuka yang telah ditetapkan.

Selain itu, kendaraan angkutan barang dengan muatan di atas 3.500 kilogram diminta menunda perjalanan melintasi ruas Jalan Trans Sulawesi Munte–Sinonsayang selama Sabtu hingga Minggu, kecuali kendaraan pengangkut bahan bakar minyak (BBM) dan logistik kebutuhan pokok.

Sebagai bagian dari upaya mengurangi kepadatan, pengelola SPBU di Amurang, Tumpaan dan Kapitu juga diimbau tidak melayani penjualan BBM jenis Solar selama dua hari pelaksanaan Pengucapan Syukur.

Pengguna jalan juga diminta tidak berhenti maupun menaikkan dan menurunkan penumpang di sepanjang ruas Jalan Trans Sulawesi Munte–Sinonsayang, serta memberikan prioritas kepada ambulans, mobil pemadam kebakaran dan kendaraan pengamanan.

Dalam rekayasa arus yang disiapkan, kendaraan dari arah Minahasa Tenggara menuju Manado akan diarahkan belok kiri dan berputar melalui jalan belakang Sakura Mart sebelum keluar di Tugu KKO. Sementara kendaraan dari arah Kotamobagu menuju Manado dialihkan melalui jalur Gereja GMIM Tesalonika Buyungon, Koramil Amurang, Tugu Pancasila Pasar Amurang hingga keluar di Tugu KKO.

Dishub menegaskan seluruh pengguna jalan wajib mematuhi petunjuk petugas di lapangan dan tidak menerobos jalur yang telah dialihkan.

Bagi masyarakat yang hanya melintas di wilayah Minahasa Selatan tanpa tujuan khusus, pemerintah menyarankan agar menyesuaikan waktu perjalanan atau menggunakan jalur alternatif untuk menghindari titik-titik kepadatan.

Pemkab Minsel berharap seluruh masyarakat, baik warga lokal maupun tamu dari luar daerah, dapat mendukung pengaturan tersebut sehingga pelaksanaan Pengucapan Syukur berlangsung tertib, aman dan lancar.

"Kelancaran lalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Dengan mematuhi pengaturan yang telah ditetapkan, kita dapat merayakan Pengucapan Syukur dengan penuh sukacita tanpa terganggu kemacetan yang berarti," kuncinya. (Asyer Rokot)

Editor : Asyer Rokot
#Franky Donny Wongkar #bupati minsel #FDW #Pengucapan Syukur Minsel