Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Tekankan Konsistensi Dan Akuntabilitas, Bupati FDW Buka Rakor EPRA Minahasa Selatan

Asyer Rokot • Rabu, 15 Juli 2026 | 20:17 WIB
SAMAKAN VISI: Rapat Koordinasi Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (EPRA) Kabupaten Minahasa Selatan Triwulan II Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Kantor Bupati Minsel, Rabu (15/7).
SAMAKAN VISI: Rapat Koordinasi Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (EPRA) Kabupaten Minahasa Selatan Triwulan II Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Kantor Bupati Minsel, Rabu (15/7).

 

MANADOPOST.ID-- Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Hal ini ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (EPRA) Kabupaten Minahasa Selatan Triwulan II Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Kantor Bupati Minsel, Rabu (15/7).

Rapat koordinasi strategis tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar (FDW). Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar rutinitas administratif untuk memantau angka serapan anggaran semata. Lebih dari itu, forum ini dirancang sebagai ruang evaluasi kinerja komprehensif terhadap seluruh program pemerintah daerah yang berjalan sepanjang triwulan kedua.

"Rakor EPRA ini adalah wadah strategis bagi kita semua untuk mengidentifikasi, membahas, sekaligus mencari jalan keluar atas berbagai kendala yang dihadapi perangkat daerah di lapangan. Pengawasan realisasi anggaran wajib dilakukan secara konsisten agar setiap program kerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat terlaksana tepat waktu, tepat sasaran, efektif, dan akuntabel," tegas Bupati FDW di hadapan jajaran pejabat teras Pemkab Minsel.

Di tengah dinamika pembangunan daerah, Bupati FDW meminta seluruh kepala perangkat daerah untuk segera melakukan akselerasi atau percepatan pelaksanaan program kerja. Langkah taktis ini diperlukan untuk mengoptimalkan capaian realisasi anggaran di sisa tahun berjalan.

Namun, bupati pilihan rakyat Minsel ini mengingatkan agar percepatan tersebut tidak mengabaikan kualitas pekerjaan dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

"Silakan lakukan percepatan, tetapi prinsip akuntabilitas, transparansi, dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan tidak boleh ditawar-tawar. Kualitas hasil akhir harus tetap terjaga," pinta Bupati.

Bupati juga menginstruksikan agar setiap potensi hambatan segera dikoordinasikan secara lintas sektoral guna memperkuat sinergi antar-OPD. Sistem monitoring dan evaluasi berkala harus terus diaktifkan untuk memastikan seluruh rekomendasi hasil rapat langsung diimplementasikan di lapangan.

Lebih lanjut, top eksekutif di Kabupaten Minsel ini memaparkan bahwa optimalisasi penyerapan anggaran memiliki efek domino yang sangat penting bagi masyarakat. Anggaran yang bergulir dengan sehat akan menjadi stimulus utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, mempercepat laju pembangunan fisik maupun non-fisik, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik secara langsung.

"Melalui Rakor EPRA Triwulan II ini, Pemkab Minsel kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan berwibawa. Semua energi kita arahkan demi mewujudkan visi pembangunan daerah: Kabupaten Minahasa Selatan Semakin Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan," tutup FDW optimis.

Turut hadir mendampingi Bupati dalam rapat penting tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Selatan, Glady Kawatu, para Asisten, para Kepala Perangkat Daerah, Pejabat Administrator, para Camat, serta jajaran birokrat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan. (Asyer Rokot)

 

Editor : Asyer Rokot
Rakor EPRA minahasa selatan FDW