MANADOPOST.ID-- Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan bergerak cepat menunjukkan kepedulian terhadap musibah kebakaran yang menimpa Gedung Gereja GMIM Imanuel Kawangkoan Bawah Wilayah Amurang II, Kamis (6/8).
Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, turun langsung meninjau lokasi kebakaran di Kelurahan Kawangkoan Bawah, Kecamatan Amurang Barat. Peninjauan dilakukan bersama Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol. Roycke Harry Langie, jajaran Polda Sulut, serta Ketua BPMS GMIM Pdt. Dr. Adolf Katuuk Wenas bersama jajaran.
Kehadiran Bupati menjadi bukti nyata kepedulian Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan terhadap warga jemaat yang terdampak musibah. Di lokasi, Bupati melihat langsung kondisi bangunan gereja yang mengalami kerusakan akibat kebakaran sekaligus berdialog dengan para pelayan khusus dan warga jemaat.
"Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak sesuai kewenangan yang dimiliki untuk mendukung langkah-langkah penanganan pascakebakaran sehingga aktivitas peribadatan jemaat dapat kembali berjalan dengan baik," tegas FDW.
Dalam kesempatan yang sama, BPMS GMIM menyerahkan bantuan bagi Jemaat GMIM Imanuel Kawangkoan Bawah sebagai bentuk solidaritas dan kebersamaan keluarga besar GMIM.
Ketua BPMS GMIM, Pdt. Dr. Adolf Katuuk Wenas, mengatakan bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian gereja kepada jemaat yang sedang menghadapi musibah.
"Apa yang diberikan ini tidak sebanding dengan apa yang dialami oleh jemaat, tetapi inilah bagian dari kebersamaan kita GMIM," ujar Wenas.
Turut mendampingi Ketua BPMS GMIM yakni Sekretaris Pdt. Dr. Evert Tangel, Bendahara Dkn. Windy Lucas, Wakil Ketua Pdt. Dr. Dan Sompe, Pdt. Janny Rende II, Pdt. Richard Mengko, Pnt. Yuddi Robott, serta Wakil Sekretaris Pdt. Christian Luwuk.
Diketahui, kebakaran terjadi pada Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 01.10 WITA. Api diduga berasal dari korsleting listrik di area atas plafon gereja. Berkat respons cepat petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Minahasa Selatan, kobaran api berhasil dilokalisasi sehingga struktur utama bangunan gereja dapat diselamatkan dan tidak menimbulkan korban jiwa.
Berdasarkan data Dasbor Informasi GMIM yang terakhir diperbarui pada 8 Mei 2026, Jemaat GMIM Imanuel Kawangkoan Bawah melayani 2.192 anggota jemaat yang tergabung dalam 27 kolom. Sinergi Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, Polda Sulawesi Utara dan BPMS GMIM diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan sehingga pelayanan dan aktivitas peribadatan jemaat kembali berlangsung sebagaimana mestinya. (Asyer Rokot)
Editor : Asyer Rokot