MANADOPOST.ID-- Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, mendorong Srikandi Jaga Desa menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengawal pembangunan hingga ke tingkat desa.
Hal tersebut disampaikan Wongkar saat menghadiri Pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Srikandi Jaga Desa Provinsi Sulawesi Utara serta Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Srikandi Jaga Desa Kabupaten/Kota se-Sulawesi Utara masa bakti 2026–2032, di Aula Kantor Wali Kota Manado, Senin (10/8).
Kehadiran Bupati Minsel dalam agenda tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan peran masyarakat dalam mendorong tata kelola pemerintahan dan pembangunan desa yang transparan, partisipatif serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Bagi Wongkar, keberadaan organisasi masyarakat dapat menjadi kekuatan penting dalam memperkuat pengawasan sosial sekaligus menghadirkan gagasan bagi pembangunan desa.
Karena itu, Bupati berharap kepengurusan DPC Srikandi Jaga Desa Minsel di bawah Ketua Dr. Mayske Rinny Liando, bersama seluruh jajaran yang baru dikukuhkan dapat membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah, pemerintah desa dan seluruh pemangku kepentingan.
“Kami berharap Srikandi Jaga Desa dapat menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan dalam mengawal pembangunan hingga ke tingkat desa, sekaligus memperkuat peran dan pemberdayaan perempuan dalam kehidupan sosial kemasyarakatan,” ujar Wongkar.
Menurutnya, Srikandi Jaga Desa juga diharapkan mengambil bagian dalam menjaga stabilitas dan ketahanan sosial masyarakat.
Selain itu, organisasi tersebut didorong berkontribusi dalam mendorong tata kelola pemerintahan desa yang baik, partisipatif, transparan dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Wongkar juga berharap jajaran Srikandi Jaga Desa mampu menghadirkan gagasan dan program inovatif yang selaras dengan visi pembangunan daerah.
“Melalui sinergi dan kolaborasi yang kuat bersama pemerintah daerah, pemerintah desa, serta seluruh pemangku kepentingan, keberadaan Srikandi Jaga Desa diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam mengawal pembangunan, meningkatkan pemberdayaan masyarakat, dan memperkuat kapasitas perempuan sebagai bagian penting dari pembangunan desa,” tegasnya.
Pengukuhan DPD dan DPC Srikandi Jaga Desa se-Sulawesi Utara masa bakti 2026–2032 sekaligus menjadi momentum konsolidasi organisasi di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.
Sinergi antarpengurus diharapkan mampu memperkuat kontribusi organisasi dalam mengawal pelaksanaan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di desa.
Bagi Pemkab Minsel, kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat merupakan bagian penting dalam mendukung agenda pembangunan daerah.
Terlebih, pembangunan desa membutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan masyarakat dapat berjalan efektif, transparan dan akuntabel.
Penguatan kapasitas perempuan juga menjadi bagian penting dari arah tersebut. Perempuan tidak hanya ditempatkan sebagai penerima manfaat pembangunan, tetapi juga sebagai aktor yang dapat menghadirkan gagasan, inovasi dan kontribusi langsung bagi masyarakat.
Dengan kolaborasi yang semakin kuat, keberadaan Srikandi Jaga Desa diharapkan mampu ikut mendorong lahirnya desa-desa di Minahasa Selatan yang semakin maju, mandiri dan sejahtera.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara Jakob Hendrik Pattipeilohy, Ketua Umum DPP ABPEDNAS Indonesia Ir. Indra Utama, Ketua Umum Srikandi Jaga Desa Ella Nurlela Tubagoes, Sekretaris Jenderal DPP Srikandi Jaga Desa Prof. Dr. Mia Amiati, serta Anggota DPD RI Ir. Stefanus B. A. N. Liow.
Turut hadir Ketua DPD Srikandi Jaga Desa Sulawesi Utara Ns. Gresty N. M. Masie, para Bupati/Wali Kota se-Sulawesi Utara serta para pengurus ABPEDNAS dan Srikandi Jaga Desa se-Sulawesi Utara. (Asyer Rokot)
Editor : Asyer Rokot