MANADOPOST.ID-- Sebanyak 34 putra-putri terbaik Minahasa Selatan mulai menjalani pemusatan pendidikan dan pelatihan sebagai calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026.
Pemusatan pendidikan dan pelatihan tersebut resmi dibuka Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, di Hotel Sutan Raja Amurang, Selasa (11/8).
Dari 34 peserta yang terpilih melalui proses seleksi, empat putra-putri akan menjadi perwakilan Kabupaten Minahasa Selatan pada tingkat Provinsi Sulawesi Utara. Sementara 30 lainnya dipersiapkan sebagai calon Paskibraka tingkat Kabupaten Minahasa Selatan.
Proses seleksi dilakukan secara selektif, objektif, transparan dan adil dengan memperhatikan berbagai aspek penilaian sesuai ketentuan. Para peserta yang terpilih dinilai memiliki kompetensi, kedisiplinan, integritas serta kesiapan mengikuti tahapan pembinaan.
Bagi Pemkab Minsel, pemusatan pendidikan dan pelatihan bukan hanya persiapan teknis menghadapi upacara. Tahapan tersebut menjadi ruang pembentukan karakter generasi muda.
Calon Paskibraka ditempa secara fisik dan mental sekaligus diperkuat dengan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, integritas dan nasionalisme.
Mereka dipersiapkan mengemban tugas pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Minahasa Selatan, 17 Agustus 2026.
Bupati Franky Donny Wongkar menempatkan pembinaan Paskibraka sebagai bagian dari investasi karakter generasi muda. "Para peserta diharapkan tidak hanya mampu menjalankan tugas kenegaraan, tetapi juga menjadi teladan di tengah masyarakat," sebutnya.
Pembinaan tersebut juga diarahkan untuk membangun jiwa kepemimpinan, semangat persatuan dan kesatuan serta kecintaan terhadap bangsa dan negara.
"Kami berharap proses pendidikan dan pelatihan berjalan optimal hingga para calon Paskibraka mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab," pungkasnya. (asr)
Editor : Asyer Rokot