MANADOPOST.ID-- Kesiapsiagaan dan respons Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Minahasa Selatan kembali menjadi sorotan masyarakat.
Kali ini, perhatian publik tertuju pada beredarnya rekaman video amatir di media sosial yang diduga dibuat oleh sejumlah personel Dinas Damkar Minsel.
Dalam rekaman tersebut, terlihat adanya respons sejumlah personel terhadap komentar warga yang sebelumnya menyoroti penanganan kebakaran, termasuk dugaan lambannya respons maupun kendala teknis yang terjadi di lapangan.
Video itu kemudian memicu beragam tanggapan dari masyarakat. Sejumlah warga mempertanyakan alasan pembuatan rekaman tersebut, terutama karena Dinas Damkar merupakan salah satu instansi yang berada di garda terdepan dalam penanganan kebakaran dan penyelamatan.
Sorotan publik pun mengarah pada sikap personel dalam merespons kritik masyarakat.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Minahasa Selatan Nixon Mukuan menegaskan, pembuatan video tersebut bukan merupakan instruksi maupun arahan dari pimpinan dinas.
“Klarifikasi saya, ini bukan arahan saya sebagai pimpinan. Mungkin ini dilakukan mereka secara spontan,” ujar Nixon Mukuan kepada Manado Post.
Mukuan memastikan persoalan tersebut akan ditindaklanjuti. Menurutnya, oknum yang terlibat dalam pembuatan video akan dikenai tindakan sesuai aturan yang berlaku.
“Namun akan ada penindakan terhadap oknum dalam video. Akan ada hukuman sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Minahasa Selatan atas munculnya video tersebut dan respons yang dinilai telah menimbulkan kekecewaan.
“Saya yakinkan tidak ada maksud dari kami untuk melukai hati masyarakat. Secara pribadi dan kedinasan kami memohon maaf,” katanya.
Pernyataan Kadis Damkar Minsel tersebut menjadi respons atas kritik masyarakat yang berkembang di media sosial.
Publik berharap kejadian ini menjadi bahan evaluasi bagi jajaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Minsel, baik dalam meningkatkan kesiapsiagaan serta pelayanan di lapangan maupun dalam membangun komunikasi yang lebih baik dengan masyarakat.
Bagi warga, keberadaan Damkar memiliki peran vital ketika terjadi keadaan darurat. Karena itu, setiap kritik terhadap pelayanan diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan, bukan justru memunculkan polemik baru.
Kini, masyarakat menunggu tindak lanjut dari pimpinan Dinas Damkar Minsel terkait penanganan terhadap oknum yang terlibat dalam video tersebut. (Asyer Rokot)