Dengar Pidato Presiden, FDW Tekankan Arah Pembangunan Minsel di Paripurna DPRD 

Asyer Rokot • Dipublikasikan Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:59 WIB
PARIPURNA: Bupati Minsel Franky Donny Wongkar bersama Wakil Bupati Theodorus Kawatu menghadiri Rapat Paripurna DPRD Minsel dalam rangka mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI, Jumat (14/8).
PARIPURNA: Bupati Minsel Franky Donny Wongkar bersama Wakil Bupati Theodorus Kawatu menghadiri Rapat Paripurna DPRD Minsel dalam rangka mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI, Jumat (14/8).

 

MANADOPOST.ID-- Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, bersama Wakil Bupati Brigjen TNI (Purn.) Theodorus Kawatu, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Minsel dalam rangka mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI pada Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2026.

Agenda kenegaraan tersebut berlangsung di Ruang Rapat DPRD Minsel, Kecamatan Amurang Barat, Jumat (14/8).

Bagi Pemkab Minsel, pidato kenegaraan tidak hanya menjadi agenda menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Penyampaian Presiden juga menjadi momentum bagi pemerintah daerah mencermati arah kebijakan nasional untuk kemudian diterjemahkan ke dalam program pembangunan yang sesuai kebutuhan masyarakat daerah.

Bupati Franky Wongkar menegaskan pentingnya menjaga keterkaitan antara kebijakan pemerintah pusat dan pembangunan di daerah.

“Pidato Kenegaraan Presiden menjadi momentum bagi kita untuk mencermati berbagai capaian, tantangan, serta prioritas pembangunan nasional. Ini penting agar kebijakan pembangunan di daerah tetap memiliki keterkaitan dengan agenda nasional, sekaligus disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik daerah,” ujar Wongkar.

Menurutnya, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk menerjemahkan arah kebijakan nasional menjadi program yang konkret dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Karena itu, stabilitas pemerintahan, koordinasi lintas sektor dan peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi bagian penting dalam memastikan program pembangunan berjalan efektif.

“Pemerintah daerah dituntut untuk menerjemahkan arah kebijakan nasional ke dalam program pembangunan yang konkret, terukur, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Rapat Paripurna tersebut dipimpin jajaran DPRD Minsel dan dihadiri unsur pemerintah daerah, Forkopimda, instansi vertikal, perbankan, BUMN, BUMD hingga pihak swasta.

Hadir Ketua DPRD Minsel Stefanus D.N. Lumowa, bersama Wakil Ketua Ezekiel Paruntu Stuart, dan Paulman Stevanus Runtuwene, serta seluruh anggota DPRD.

Turut hadir Ketua TP-PKK Minsel Ny. Elsje Rosje Wongkar-Sumual, Sekretaris Daerah Glady Kawatu, jajaran pejabat Pemkab, camat, lurah dan hukum tua.

Dari unsur Forkopimda hadir Ketua Pengadilan Negeri Amurang Junita Beatrix Ma’i, Kasi Intelijen Kejari Minsel Sonny Arvian Hadi Purnomo, Kasat Polairud Polres Minsel AKP Mikhael Kamagi; serta Danramil 1302-14/Amurang Lettu Inf. Jantje Marthen Wulur. (Asyer Rokot)

 

 

Editor : Asyer Rokot
paripurna DPRD Minsel FDW-Kawatu