MANADOPOST.ID-- Kepanikan masyarakat terkait informasi kebakaran yang terjadi di wilayah Desa Kilometer Tiga, Kecamatan Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), mulai terjawab. Pemerintah Desa Kilometer Tiga memastikan titik kebakaran berada jauh dari permukiman warga sehingga tidak mengancam rumah penduduk.
Plt Hukum Tua Desa Kilometer Tiga Sophian M.R. Mononimbar, melalui Sekretaris Desa Jufan Dissa menjelaskan, kebakaran memang terjadi di wilayah administrasi desa. Namun, lokasi titik api berada di area yang cukup jauh dari pemukiman.
“Titik api masih ada. Damkar Minsel sudah dua kali ke titik kebakaran. Api jauh dari pemukiman masyarakat. Rumah warga masih jauh dari titik api. Mungkin yang panik masyarakat yang memiliki perkebunan di area kebakaran,” jelasnya.
Informasi yang diterima pemerintah desa, kebakaran mulai terlihat sejak Selasa pagi (25/8). Api ditemukan di beberapa titik di area perkebunan yang lokasinya tidak berdekatan dengan rumah warga.
Kondisi tersebut sempat memicu kekhawatiran masyarakat, terutama warga yang memiliki lahan perkebunan di sekitar lokasi kebakaran. Namun, pemerintah desa memastikan bahwa berdasarkan kondisi terakhir, titik api masih berada jauh dari kawasan permukiman.
Di sisi lain, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Minahasa Selatan telah bergerak menangani kejadian tersebut. Petugas disebut sudah dua kali menuju lokasi untuk melakukan penanganan terhadap titik-titik api.
“Kejadian kebakaran dari pagi Selasa. Sumber api jauh dari pemukiman dan ada beberapa titik, namun informasi terakhir pemadam sudah bergerak cepat menangani kejadian tersebut,” ungkapnya.
Pemerintah desa juga terus memantau perkembangan situasi di lapangan, terutama mengingat kondisi cuaca yang dapat membuat api lebih mudah menjalar di area perkebunan.
Masyarakat yang berada di sekitar lokasi diimbau tetap tenang namun tidak mengabaikan kewaspadaan. Warga yang memiliki perkebunan di sekitar titik kebakaran juga diharapkan mengikuti arahan petugas dan segera melaporkan apabila melihat adanya pergerakan api menuju area yang lebih dekat dengan permukiman.
Pemdes Kilometer Tiga menegaskan, hingga informasi terakhir diterima, tidak ada laporan rumah warga yang terdampak kebakaran, sementara upaya penanganan oleh petugas pemadam kebakaran masih dilakukan.
Pemerintah desa bersama petugas terkait terus memantau situasi untuk memastikan kebakaran tidak meluas dan tidak menimbulkan ancaman terhadap keselamatan masyarakat.
Masyarakat juga diminta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terkonfirmasi agar tidak menimbulkan kepanikan. Informasi perkembangan kebakaran sebaiknya diperoleh dari pemerintah desa maupun petugas yang berada di lokasi. (Asyer Rokot)
Editor : Asyer Rokot