FDW Teken Kerja Sama SISGITA, Minsel Perkuat Integrasi Data Tanah dan Pajak

Asyer Rokot • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 18:48 WIB
SAH: Penandatanganan Kesepakatan Bersama Antar Daerah dan Perjanjian Kerja Sama Replikasi dan Pemanfaatan Sistem Integrasi Geospasial Informasi Tanah dan Pajak (SISGITA) di Aula Blandongan, Balai Kota Tangerang Selatan, Senin (21/9).
SAH: Penandatanganan Kesepakatan Bersama Antar Daerah dan Perjanjian Kerja Sama Replikasi dan Pemanfaatan Sistem Integrasi Geospasial Informasi Tanah dan Pajak (SISGITA) di Aula Blandongan, Balai Kota Tangerang Selatan, Senin (21/9).

 

MANADOPOST.ID-- Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, menandatangani Kesepakatan Bersama Antar Daerah dan Perjanjian Kerja Sama Replikasi dan Pemanfaatan Sistem Integrasi Geospasial Informasi Tanah dan Pajak (SISGITA) di Aula Blandongan, Balai Kota Tangerang Selatan, Senin (21/9).

Kerja sama tersebut diarahkan pada pemanfaatan sistem berbasis geospasial untuk mengintegrasikan informasi pertanahan dan perpajakan daerah. Sistem ini merupakan replikasi dari Sistem Peta Pajak dan Pertanahan yang telah dikembangkan Pemerintah Kota Tangerang Selatan.

Bagi Pemkab Minsel, kerja sama tersebut menjadi bagian dari transformasi digital, khususnya dalam memperkuat kualitas data pertanahan dan perpajakan.

Integrasi Nomor Induk Bidang (NIB) dengan Nomor Objek Pajak (NOP), termasuk untuk mendukung validasi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), menjadi salah satu bagian penting dalam kerja sama tersebut.

"Penguatan keterhubungan data diharapkan membantu pemerintah daerah melakukan pemetaan objek pajak, validasi data pertanahan serta pemutakhiran informasi secara lebih akurat," ungkap Bupati.

Langkah tersebut juga menjadi tindak lanjut arahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta Kementerian ATR/BPN terkait penguatan integrasi data pertanahan dan perpajakan.

Bagi Minsel, replikasi SISGITA tidak sekadar menyangkut penggunaan aplikasi. Kesiapan data, kelembagaan, sumber daya manusia, integrasi antarperangkat daerah dan keberlanjutan pemanfaatan sistem menjadi bagian penting yang harus dipersiapkan.

Melalui kerja sama antardaerah ini, Pemkab Minsel mendapat ruang untuk mempelajari praktik pengelolaan data dan teknologi yang telah diterapkan di Tangerang Selatan, kemudian menyesuaikannya dengan kebutuhan dan karakteristik daerah.

"Data yang semakin terintegrasi diharapkan dapat mendukung pengambilan keputusan, perencanaan pembangunan, pengelolaan aset serta optimalisasi potensi pendapatan daerah," kuncinya.

Selain agenda kerja sama, Pemkot Tangerang Selatan juga menggelar Tangsel Expo yang menampilkan produk unggulan dan potensi ekonomi kreatif daerah. Pameran melibatkan pelaku UMKM binaan UP2K PKK, Dekranasda serta Perhimpunan Anggrek Indonesia–Tangerang Selatan. (Asyer Rokot)

 

 

 

Editor : Asyer Rokot
SISGITA Franky Donny Wongkar bupati minsel