Komit Jaga Kelestarian Sumber Daya Perikanan, KPAAP Mitra Bahari Sinonsayang Tuai Pujian 

Asyer Rokot • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 16:43 WIB
MANTAP: Komitmen pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kelestarian sumber daya perikanan dan lingkungan pesisir di Kecamatan Sinonsayang.
MANTAP: Komitmen pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kelestarian sumber daya perikanan dan lingkungan pesisir di Kecamatan Sinonsayang.

 

MANADOPOST.ID-- Komitmen menjaga kelestarian sumber daya perikanan dan lingkungan pesisir di Kecamatan Sinonsayang, Minahasa Selatan, mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Minahasa Selatan, Herry J.S. Runtuwene, memberikan apresiasi kepada Kelompok Pengelolaan Akses Area Perikanan (KPAAP) Mitra Bahari Sinonsayang yang dinilai memiliki peran penting dalam mendorong keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan sumber daya perikanan.

Apresiasi tersebut disampaikan dalam kegiatan yang melibatkan sejumlah unsur, yakni Dinas Lingkungan Hidup, Pemerintah Kecamatan Sinonsayang, Polsek Sinonsayang, pemerintah desa, masyarakat, guru dan murid-murid SD Inpres 2 Ongkaw III.

Herry J.S. Runtuwene
Herry J.S. Runtuwene

 

“Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan memberikan apresiasi kepada KPAAP Mitra Bahari Sinonsayang yang terus berperan dalam menjaga dan mengelola sumber daya perikanan,” ujar Runtuwene.

Menurut Runtuwene, keberadaan kelompok masyarakat seperti KPAAP menjadi penting karena pengelolaan sumber daya perikanan membutuhkan keterlibatan langsung masyarakat yang berada di sekitar kawasan pesisir.

Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan dan menggunakan sumber daya perikanan secara bertanggung jawab menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan.

Salah satu perhatian dalam kegiatan tersebut adalah keterlibatan murid SD Inpres 2 Ongkaw III. Pelibatan siswa menjadi bagian dari edukasi lingkungan agar kepedulian terhadap sumber daya alam dapat ditanamkan sejak dini.

“Kita ingin pengelolaan sumber daya perikanan dilakukan secara berkelanjutan. Karena itu, keterlibatan masyarakat dan edukasi kepada generasi muda sangat penting,” kata Runtuwene.

Selain siswa, para guru dan masyarakat juga terlibat. Pemerintah Kecamatan Sinonsayang, Polsek Sinonsayang dan perangkat desa turut mendukung kegiatan tersebut.

Kolaborasi lintas sektor ini menunjukkan bahwa pengelolaan lingkungan dan sumber daya perikanan membutuhkan kerja bersama. Pemerintah berperan dalam pembinaan dan kebijakan, sementara masyarakat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan serta pengawasan di lapangan.

Bagi KPAAP Mitra Bahari Sinonsayang, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran bahwa kawasan pesisir dan sumber daya perikanan harus dikelola secara bertanggung jawab.

Pendekatan berbasis masyarakat juga membuka ruang bagi generasi muda untuk memahami hubungan antara lingkungan, sumber daya perikanan dan kehidupan masyarakat.

Dengan semakin banyaknya unsur yang terlibat, upaya pelestarian diharapkan tidak berhenti pada kegiatan tertentu. Edukasi, pendampingan dan partisipasi masyarakat perlu terus dilakukan agar kesadaran menjaga lingkungan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Runtuwene berharap peran kelompok masyarakat seperti KPAAP Mitra Bahari Sinonsayang dapat terus diperkuat. "Dengan sinergi pemerintah, masyarakat, sekolah dan unsur terkait, pengelolaan sumber daya perikanan di Sinonsayang diharapkan mampu berjalan secara berkelanjutan dan memberi manfaat bagi masyarakat," kuncinya.

Langkah tersebut sekaligus menjadi investasi bagi generasi mendatang: menjaga laut dan lingkungan hari ini agar tetap mampu menopang kehidupan masyarakat pada masa depan. (Asyer Rokot)

Editor : Asyer Rokot
Dinas Perikanan Minsel Herry Runtuwene KPAAP Mitra Bahari Sinonsayang