MANADOPOST.ID-- Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) mulai memasuki tahapan pembangunan di Kabupaten Minahasa Selatan. Bupati Minsel Franky Donny Wongkar menghadiri serah terima lokasi paket pekerjaan konstruksi pembangunan KNMP di Desa Matani Satu, Kecamatan Tumpaan, dan Kelurahan Ranomea, Kecamatan Amurang Timur, Kamis (1/10).
Serah terima yang berlangsung di Kantor Bupati Minsel ini menjadi langkah awal pelaksanaan pembangunan program strategis nasional tersebut di dua lokasi yang telah ditetapkan sebagai calon lokasi KNMP Tahap I Tahun 2026.
Penetapan tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor KPA.561/DJPT/KU.110/V/2026 tentang Pelaksanaan Program/Kegiatan Pembangunan 1.000 Kampung Nelayan Merah Putih Tahun 2026 serta Keputusan Ketua Satuan Tugas Pembangunan KNMP Tahun 2026 Nomor 1 Tahun 2025.
Pemkab Minsel menegaskan pembangunan KNMP membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah kecamatan dan desa/kelurahan, Forkopimda, penyedia pekerjaan, masyarakat hingga penyuluh perikanan.
"Koordinasi, komunikasi dan pelaporan setiap perkembangan pekerjaan juga menjadi perhatian untuk memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan efektif dan transparan," ungkap FDW.
Program tersebut, lanjutnya diharapkan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat nelayan di Matani Satu dan Ranomea.
"Apresiasi kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap atas dukungan terhadap pelaksanaan tahapan awal KNMP di Minsel," pungkasnya.
Dalam kegiatan tersebut hadir perwakilan KKP Reny Sirenden, Wakil Sah PPK bersama Tim Pendukung KNMP, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Minsel Frangky Tangkere, jajaran Pemkab Minsel, Kejari Minsel, Polres Minsel, Koramil 1302-14/Amurang, para penyuluh perikanan serta Komisaris CV Nagatama Jaya Konstruksi Andrew Jauwrias. (Asyer Rokot)
Editor : Asyer Rokot