Sejumlah partai politik (parpol) telah melalukan penjaringan dan memberikan kesempatan kepada putra-putri terbaik mendaftarkan diri sebagai bakal calon bupati maupun calon Wakil Bupati Mitra periode 2024-2029.
Menariknya, diinternal Partai Demokrasi Indonesia Perjungan (PDIP) Mitra yang saat ini dipimpin James Sumendap (JS), akar rumput menyoroti sikap partai karena belum melakukan penjaringan bakal calon bupati dan calon wakil bupati.
“Kita punya banyak kader yang siap menjadi bupati. Dimana secara elaktibilitas dan pengalaman sudah teruji. Kenapa DPC PDIP Mitra tidak melakukan penjaringan atau membuka pendaftaran,” ujar Sekretaris PAC PDIP Tombatu Timur Ari Losung.
Senada Sekretaris PAC PDIP Kecamatan Pusomaen Tonny Wungkana. Dirinya memahami sikap PDIP yang terkesan menutup diri. Padahal akan menghadapi hajatan besar pemilihan bupati dan wakil bupati.
“Sebagai akar pumput tentu kami tahu ada banyak kader terbaik PDIP yang layak dan pantas meneruskan estafet kepemimpinan di Mitra lima tahun ke depan,” ucap Wungkana.
Dia mendesak DPC PDIP Mitra melakukan penjaringan sekaligus memberikan kesempatan bagi kader-kader partai terbaik mendaftarkan diri sebagai calon bupati dan calon wakil bupati.
“Buka pendaftaran sehingga lewat proses itu akan tersaring figur-figur partai yang amanah, dirindukan akar rumput dan masyarakat, layak dan tentunya siap memenangkan konstestasi Pilkada Mitra,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Ranting PDIP Kelurahan Wawali Sefli Logor berharap, DPC memprioritaskan kader internal maju di Pilkada Mitra.
“Kita adalah partai besar dengan perolehan kursi terbanyak di Mitra. Tunjukan kepada masyarakat bahwa benar PDIP adalah partai wong cilik, PDIP selalu melihat dan memperjuangkan aspirasi, harapan dan keinginan masyarakat,” tandasnya.(Rian Sekeon)
Editor : Tanya Rompas