Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Difitnah Bawa Nama Gubernur, Valdy Siap Tempuh Jalur Hukum, Suak: Tempat Kami Dirusak

Gregorius Mokalu • Senin, 16 Maret 2026 | 10:12 WIB

Ketua AMLT Ratatotok Valdy Suak
Ketua AMLT Ratatotok Valdy Suak

MANADOPOST.ID- Gencarnya Valdy Suak Ketua Aliansi Masyarakat Lingkar Tambang menyosialisasikan program Gubernur Sulut Mayjen Purn Yulius Selvanus nampaknya membuat beberapa pihak risih bahkan mulai menyerang Valdy Suak secara personal dalam beberapa kasus tambang yang dia perjuangkan.

Seperti lahan Ex PT newmont yang sedang digugat beberapa pihak.

Valdy dalam hal ini diketahui tengah berjuang bersama beberapa penambang untuk mempertahankan tempat mereka bekerja dari aksi main klaim.

“Padahal kemarin tempat kami dirusak sampai tidak bisa bekerja lagi. Tapi justru saya di fitnah di beberapa media online tanpa hak jawab,” jelasnya.

Pasalnya, nama Gubernur Sulut dikaitkan dalam sengketa lahan tersebut tanpa sebab.

Hal ini dikarenakan hubungan dekat Valdy Suak Ketua Aliansi Masyarakat Lingkar Tambang dan Gubernur, pasalnya Valdy diketahui menjadi motor yang selama ini mendukung program Gubernur untuk penambang.

“Saya itu dekat dengan pak Gub karena program beliau memang untuk kami masyarakat penambang. Urusan saya pribadi jangan kaitkan dengan Gubernur, ini cipta kondisi dari pihak-pihak yang sengaja ingin merusak,” ujarnya.

Pasalnya, sebagai Ketua Aliansi dia tengah berusaha menjaga tempat bekerja beberapa penambang.

“Termasuk saya disitu tengah berjuang, dan saat ini akan tetap berjuang untuk orang kecil, jangan karena mereka banyak uang seenaknya,” terang suak

Ia mengatakan bahwa pemberintaan sepihak padanya membuat kerugian besar.

“Apalagi bawa nama Gubernur, ini negara hukum semua sesuai bukti bukan koneksi. Kalau tidak bisa dibuktikan jangan menyerang pribadi,” akunya.

Ia menduga ada pihak yang sengaja menunggangi kasus yang tengah ia perjuangkan dengan beberapa masyarakat.

“Kalau belum dibebaskan tidak mungkin kami dengan sengaja masuk di tanah orang,” katanya.

Menurut Valdy, lahan tersebut baru bersengketa sejak tahun lalu.

“Padahal sejak 2018 saya sudah punya lubang manual disitu tidak ada yang komplen dan mereka tahu. Nanti sekrang mau mereka komplen, apapun yang terjadi saya tidak akan biarkan tempat saya cari makan di ganggu, apalagi itu lahan pembebasan PT Newmont datanya jelas ada,”ungkapnya.

Menurut Suak, perkara tanah tersebut sudah berjalan dan sudah di laporkan ke Polda sampai pengadilan oleh pihak lain.

“Tapi sampai sekrang tidak ada pembuktian bahwa itu tanah mereka. Itu data pembebasan jelas, kemudian surat ukurnya posisi tanah belum bisa dipastikan dimana,” jelasnya.

Kata Valdy, pihak yang komplain sudah tidak bisa lagi membuktikan makanya menyerang personal media atau memang tidak suka dengan pemerintah saat ini.

“Padahal ada banyak orang makan dari situ. Saya tidak akan diam, saya mempertahankan apa yang saya punya. Kalau memang itu punya mereka dari dulu sudah dikuasai atau komplen. Itu lahan sudah dibebaskan dan hampir semua lahan yang sudah dibebaskan banyak masyarakat menambang,” ungkapnya.

Ia juga mengaku sudah melaporkan beberapa postingan yang dengan sengaja menyebar informasi yang tidak benar.

“Apalagi bawa nama pejabat yang tidak tau menau dengan masalah lahan tersebut, nanti saya laporkan sambil kordinasi dengan dewan pers,” ungkapnya. (*)

Editor : Gregorius Mokalu
#Mitra #tambang #sulawesi utara #Valdy Suak