Pohon Tumbang Timpa Mobil di Minut, Tim Gerak Cepat Evakuasi Korban
Tanya Rompas• Jumat, 20 November 2020 | 19:44 WIB
SIMULASI: Rangkaian simulasi bencana oleh Polres Minut, Basarnas, TNI, BPBD, pemadam kebakaran, PLN, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan dan potensi SAR, Jumat (20/11).MINUT—Jumat (20/11) gempa terjadi di wilayah Minahasa Utara (Minut). Akibat gempa tersebut, pohon tumbang menimpa mobil yang didalamnya terdapat 2 penumpang. Sementara di lokasi tambang di Tatelu, terjadi longsor mengakibatkan 1 orang terjatuh. Tim yang terdiri dari personel Polres Minut, Basarnas, TNI, BPBD, pemadam kebakaran, PLN, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan dan potensi SAR, pun langsung bergerak cepat untuk 1 misi menyelamatkan korban. Ini merupakan rangkaian simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi korban untuk menanggulangi apabila terjadi musibah atau bencana di Minut. Kapolres Minahasa Utara AKBP Grace KD Rahakbau SIK MSi mengapresiasi seluruh anggota yang terlibat dalam simulasi penanggulangan bencan terutama Basarnas yang sudah menjadi tuan rumah untuk lokasi latihan simulasi dan menjadi tim inti di latihan ini. “Kami harap semua anggota yang terlibat bisa memahami tahapan tahapan dalam penanggulangan bencana dan proses evakuasi. Latihan ini akan kami adakan per 3 bulan sekali untuk memobilisasi anggota yang terlibat. Sehingga apabila ada laporan kejadian sesungguhnya bisa saling berkoordinasi dan penanganan akan lebih cepat,” tuturnya. Sementara itu, Kepala Kantor Basarnas Manado Suhri NN Sinaga SE MM, merasa bangga Kapolres Minut menunjuk langsung Kantor Basarnas menjadi tuan rumah. “Kami mengapresiasi setinggi-tingginya untuk seluruh tim yang terlibat dalam pelatihan simulasi ini. Terutama rescuer Basarnas Manado yang sudah bekerja dan menjalin kerjasam dengan potensi Sar sehingga pelatihan simulasi ini berjalan dengan sukses,” katanya. Dia pun sangat setuju dengan Kapolres Minuy bahwa dalam per tiga bulan akan ada latihan bersama sehingga apa yang diharpkan bisa tercapai yaitu bisa mengevakuasi dan membantu masrakat yang terdampak musibah atau bencana. “Kami selaku instansi pemerintah membuka pintu lebar lebar bagi masayrakat atau instansi pemerintah yang ingin belajar dan mengetahui cara cara evakuasi korban atau latihan di medan ketinggian di tower silahkan saja datang kami siap,” tandasnya.(ria) Editor : Tanya Rompas