Petugas gabungan mengangkat mayat korban dari Pantai Likupang untuk dievakuasi. MANANDOPOST.JAWAPOS.COM — Warga Kampung Ambon, Kecamatan Likupang Timur, dihebohkan dengan penemuan mayat di perairan Pantai Likupang, Selasa (20/4), sekira pukul 13.00 Wita. Korban dalam kondisi terapung ditemukan warga setempat. Korban Noldy Adolf Mantiri alias Barol (49), seorang penambang asal Desa Warukapas, Kecamatan Dimembe, ditemukan tak bernyawa dalam keadaan terapung di bibir pantai oleh nelayan setempat. Kapolsek Likupang Iptu Iwan Towani SH menjelaskan berdasarkan keterangan saksi yang berhasil dirangkum, korban datang dari Tatelu untuk bertemu kerabatnya di Kampung Ambon. Keduanya membahas rencana bekerja di wilayah pertambangan Tatelu. Petugas mengamankan korban yang ditemukan sudah tidak bernyawa. “Korban bersama temannya sempat minum minuman keras (miras) bersama. Ia kemudian berjalan keluar untuk pergi ke pantai. Karena tak kunjung kembali, rekan korban menyuruh anaknya untuk memanggil yang bersangkutan,” terang Kapolsek. Petugas mengevakuasi jasad korban. Korban didapati malah asik mandi di pantai dan meminta anak temannya untuk memberitahukan dirinya baik-baik saja. “Sudah gampang itu. Saya mau mandi dulu,” ujar saksi menirukan pernyataan korban. Karena tak kunjung kembali, temannya mengira korban sudah pulang ke rumahnya. Keesokan harinya, korban ditemukan oleh nelayan sudah terapung di pantai dalam kondisi kepala menghadap ke dalam laut. “Keluarga sudah menerima kejadian tersebut sebagai sebuah musibah dan menolak mayat korban untuk diotopsi,” pungkasnya. (jen/can) Editor : Chanly Mumu (UKW: 17401)