MANADOPOST.ID—Proses seleksi Tenaga Harian Lepas (THL) dipastikan sudah benar-benar tuntas.
Lalu, kapan para THL mulai kerja? Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Pemkab Minut Marthen Sumampouw mengatakan, semua tergantung OPD masing-masing.
“Kalau soal kapan dikontrak itu sudah ranah masing-masing OPD. Ada yang bahkan sudah mulai kerja,” bebernya, Kamis (6/5).
Kata dia, fix hanya sekira 800 THL yang dipekerjakan Pemkab Minut. Itu sesuai analisa jabatan (anjab). Pertimbangannya, kebutuhan dan ketersedian anggaran di masing-masing OPD.
“Itu sudah termasuk petugas kebersihan dan pegawai teknis lain. 800-‘ totalnya,” tegas dia.
Hal itu, katanya mengakhiri berbagai polemik yang sebelumnya berkembang pada pelaksanaan seleksi. “Sudah selesai. Segera kerja. Artinya sudah selesai. Mereka yang dikontrak oleh OPD, itu yang diterima. Formasinya yah itu tadi 800,” tukas dia.
Sebelumnya, Sumampouw mengungkapkan dari 4 ribuan yang dipekerjakan tahun lalu hingga akhir Maret 2021, jumlah THL yang diterima hasil seleksi kali ini hanya 800 orang. “Kan sejak awal kita memang mengacu pada kebutuhan dan kemampuan anggaran masing-masing OPD. Prinsipnya seefektif dan efisien mungkin,” terang dia.
Sebelumnya, Bupati Joune Ganda memang telah menegaskan tak akan menerima banyak THL. Hal itu lantaran pihaknya ingin seluruh tenaga kontrak bisa bekerja secara efektif dan tidak menghabiskan banyak anggaran Pemkab Minut yang memang sedang terbatas.
“Apalagi kalau kita sudah banyak THL, kita akan kesulitan untuk mendapat kuota CPNS karena kendala keuangan,” ungkap dia.
Diakuinya, dirinya belum menandatangani SK pengangkatan THL. Namun, dia memastikan proses seleksi dilakukan dengan memperhatikan banyak aspek.
“Terutama dalam sikap dan karakter kepribadiannya. Saya sudah minta agar rekam jejak calon THL di medsos diperiksa. Jangan baik-baik kelihatannya tetapi di medsos ternyata sebaliknya,” pungkasnya. (*)
Editor : Jendry Dahar