Kodam XIII/Merdeka-DPP KKK Angelica Tengker Peringati Hari Maria Walanda Maramis
Filip Kapantow• Kamis, 2 Desember 2021 | 17:57 WIB
KENANG JASA PAHLAWAN: (dari kiri) Sekjen DPP KKK Michael Lakat, Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Meyer Putong, Pangdam XIII/Merdeka Mayjend TNI Wanti WF Mamahit bersama Ketua Persit KCK PD XIII/Merdeka Yulianti Mamahit, Ketua Umum DPP KKK Angelica TengkerMANADOPOST.ID - Bakti sosial Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Kerukunan Keluarga Kawanua pimpinan Angelica Tengker dengan dukungan penuh dari Kodam XIII/Merdeka, sukses di tiga kabupaten di Sulawesi Utara. Puncaknya, Rabu 1 Desember 2021, memperingati Hari Maria Walanda Maramis, dengan kegiatan Upacara dan Ziarah di Makam Walanda Maramis, vaksinasi, pengobatan dan obat gratis, pemeriksaan mata dan kacamata gratis di Maumbi, Minahasa Utara (Minut), yang didukung Pemerintah Provinsi Sulut dan Pemerintah Kabupaten Minut. Upacara digelar untuk mengenang Pahlawan Nasional Maria Walanda Maramis yang sudah memperjuangkan kebangkitan perempuan dan hak pilih untuk perempuan Minahasa. Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Wanti WF Mamahit menjadi Inspektur Upacara Pagi di Tugu Maria Walanda Maramis, di Maumbi, Minahasa Utara. "DPP Kerukunan Keluarga Kawanua mengajak warga Minahasa di seluruh dunia untuk mulai memperingati Hari Maria Walanda Maramis di setiap tanggal 1 Desember, karena jasa-jasanya yang sudah memajukan perempuan-perempuan Minahasa. Kiranya semangat perjuangan dalam memajukan perempuan Minahasa dapat menginspirasi perempuan-perempuan Minahasa saat ini untuk terus berkarya, berpendidikan, bermartabat dan berkarakter kuat," imbau Ketua Umum DPP KKK Angelica Tengker. Dijelaskannya, tujuan dari kegiatan upacara memperingati Hari Maria Walanda Maramis adalah untuk mengangkat kembali perjuangan Maria Walanda Maramis yang mengawali perjuangan kesetaraan perempuan di Indonesia. Karenanya, DPP Kerukunan Keluarga Kawanua ingin tidak hanya masyarakat Minahasa, tetapi masyarakat Indonesia juga semakin mengenal dan mengenang jasa-jasa Maria Walanda Maramis dalam memajukan perempuan. Maria Walanda Maramis mempersiapkan perempuan-perempuan untuk terampil dan mempunyai pengetahuan yang mumpuni mengenai kesehatan, rumah tangga dan pengasuhan anak. Maka peran ibu, menjadi penting dalam mempersiapkan generasi penerus bangsa. “Harapan kami, masyarakat Kawanua di manapun berada, serta masyarakat Indonesia turut memperingati hari Maria Walanda Maramis. Serta khususnya turut memberi semangat kepada anak-anak muda perempuan, untuk tidak takut maju dan terus berkarya agar kelak meninggalkan warisan budaya perempuan cerdas, berkarakter kuat yang berperan penting dalam mempersiapkan generasi berikutnya yang lebih baik dimulai dari keluarga agar keluarga sehat, masyarakat sejahtera, ekonomi kuat," urai Tengker. Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Wanti WF Mamahit menyampaikan bahwa upacara di Makam Pahlawan Nasional Maria Walanda Maramis adalah untuk menghormati dan mengenang jasa-jasa perjuangan pahlawan yang telah meletakkan dasar pada kemajuan bangsa Indonesia. Selanjutnya terkait serbuan vaksinasi, Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Wanti WF Mamahit menegaskan dukungan penuh dari Kodam XIII/Merdeka kepada DPP Kerukunan Keluarga Kawanua adalah berorientasi pada penambahan jumlah orang yang divaksin. "Agar terbangun herd immunity sesuai target pemerintah, agar keadaan semakin aman, khususnya menjelang Natal dan Tahun Baru,” harap Mamahit. Selain upacara, di tempat yang sama di Tugu Maria Walanda Maramis, dilaksanakan juga vaksinasi, pemeriksaan kesehatan, pemberian obat gratis, pemeriksaan mata dan pemberian kaca mata gratis kepada masyarakat yang membutuhkan, di mana rangkaian kegiatan ini didukung penuh Pemerintah Provinsi Sulut melalui Dinas Kesehatan Sulawesi Utara dan Dinas Kesehatan Kabupaten. Kacamata gratis dipersembahkan Rumah Sakit Khusus Mata Provinsi Sulawesi Utara. Tampak hadir Kadis Sosial Provinsi Sulut dr Rinny Tamuntuan, Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Meyer Putong, Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Benny Lesmana, Sekkab Minut Jemmy Kuhu dan jajaran ASN Minut, Pengurus PIKAT hingga Keluarga Maria Walanda Maramis. (*) Editor : Filip Kapantow