MANADOPOST.ID—Pemberdayaan masyarakat di Minahasa Utara (Minut) mendapat dukungan penuh PT Meares Soputan Mining (MSM) dan PT Tambang Tondano Nusajaya (TTN).
PT MSM-TTN memfasilitasi para peneliti Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT) menggelar sosialisasi di Balai Desa Lumpias, Kecamatan Dimembe, Senin (14/8), awal pekan ini.
Studi Sosial Ekonomi Masyarakat Lingkar Tambang dan Penyusunan Laporan Revisi Rencana Induk Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat PT MSM-TTN, dipimpin Ketua tim Dr Peggy A Mekel SE MA dari UKIT, sementara Pemkab Minut diwakili Camat Dimembe Yori Tintingon dan Jefry Warow dari PT MSM-TTN.
Kolaborasi Rencana Induk Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat antara UKIT, Pemkab Minut dan PT MSM-TTN bertumpu pada penyerapan materi berupa aspirasi dan keluh-kesah masyarakat lingkar tambang, agar tercipta keselarasan antara semua pihak.
"Kegiatan ini sangat positif bagi semua pihak. Baik untuk pihak perusahaan, dapat memberoleh nilai plus sesuai cita-citanya, dari pihak Pemda Minut dan pemdes setempat menjadi jembatan emas antara PT MSM-PT TTN dan masyarakat lingkat tambang," kata Peggy.
Dari masyarakat yang diwakili tokoh agama, tokoh pemuda, para petani Desa Lumpias, kolaborasi antar tiga institusi dinilai memberi kesempatan untuk mengajukan berbagai uneg-uneg serta kebutuhan verbal yang nantinya menjadi bahan pertimbangan.
Kegiatan serupa juga digelar di Balai Desa Kaweruan, Kecamatan Likupang Selatan, didampingi Camat Likupang Selatan David Talumantak, dan Hukumtua Kaweruan Alfry Tomy Natan SH. (jen)
Editor : Jendry Dahar