MANADOPOST.ID—Sambutan kontroversial Camat Kalawat Ferlie Indria Nassa di rumah duka Alm Welly Kumentas, Sabtu (26/8/2023) lalu, terus berbuntut panjang. Senin (4/9/2023), sekelompok aktivis melakukan aksi protes di depan kantor Bawaslu Minahasa Utara (Minut).
Ketua LSM Gebrak Minut William Luntungan yang memimpin aksi tersebut tampak menyerahkan obat masuk angin kepada Pimpinan Bawaslu Minut Ferdynand Bawengan didampingi Sekretaris Bawaslu Minut Maikel Poli.
“Kami memberikan obat ini sebagai simbol agar pimpinan Bawaslu Minut tidak mudah masuk angin,” ujarnya didampingi Norrys Tirayoh.
Baginya, kejadian tersebut terjadi sudah sejak dua pekan lalu, tetapi hingga saat ini belum ada penindakan kepada yang bersangkutan. Padahal pernyataan itu dibuat di kediaman pribadi Ketua Bawaslu Minut Rocky Ambar yang notabenenya merupakan menantu alm. “Saat itu, semua stakeholder pengawasan pemilu hadir. Jadi seharusnya sudah ada langkah dari Bawaslu Minut. Tapi sampai sekarang sudah 10 hari ke depan, belum ada kejelasan,” tuturnya sembari melakukan aksi simbolis penyegelan di kantor Bawaslu Minut.
Luntungan memastikan pihaknya akan melakukan aksi lanjutan apabila dalam waktu dekat, Bawaslu Minut tidak segera mengeluarkan rekomedasi sanksi kepada Camat Kalawat.
Pimpinan Bawaslu Minut Ferdynand Bawengan membantah kasus tersebut hanya didiamkan pihaknya. Sejak video itu viral, pleno via online telah dilakukan. Karena dua pimpinan lainnya sedang berada di luar daerah. Proses ditindaklanjuti sesuai Perbawaslu 7/2022 tentang Penanganan Temuan dan Laporan Pelanggaran Pemilihan Umum.
“Proses sementara berjalan, kami berupaya minggu ini sudah ada hasilnya. Para pihak akan dipanggil untuk klarifikasi. Hasilnya pasti akan kami umumkan,” tegasnya kala menerima aksi massa yang datang.
Penanganan kasus tersebut, katanya harus dilakukan secara hati-hati agar tidak terjadi kesalahan prosedur. “Setelah investigasi, kami akan melihat aturan-aturan mana yang dilanggar dan sanksi seperti apa yang dapat diberikan. Untuk itu, kami memohon kesabaran. Yang pasti, kami serius melakukan penanganan. Tadi saja kami bersama pimpinan lainnya baru saja selesai membahas hal tersebut,” tandasnya.
Diketahui sebelumnya, Camat Kalawat Ferlie Indria Nassa mendadak viral di grup-grup media sosial (medsos) masyarakat Minut. Dia secara terang-terangan mengajak warga untuk memilih salah satu parpol dan caleg tertentu.
Hal itu dilakukannya saat memberikan sambutan di ibadah pemakaman tokoh masyarakat Minut yang juga mantan Sekkab Sangihe Alm Welly Kumentas di Desa Suwaan, Kecamatan Kalawat, 26 Agustus lalu. (jen)
Editor : Jendry Dahar