MANADOPOST.ID—Batalnya kunjungan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) ke Minahasa Utara (Minut) meninggalkan sepenggal kekecewaan. Pasalnya, tak sedikit masyarakat Tanah Tonsea yang sudah menantikan kedatangan pemimpin idolanya, kemarin.
Pun dengan berbagai persiapan yang telah dimatangkan sebelumnya. Diketahui, setelah adanya kepastian kunjungan RI ke Tanah Tonsea, sejumlah infrakstruktur yang rusak diperbaiki. Meskipun belum sepenuhnya.
Tampak sehari sebelum kedatangan Jokowi, sterilisasi jalan telah dilakukan. Kerusakan pada jalur yang akan dilewati orang nomor satu di Indonesia itu dilakukan perbaikan darurat. Lubang yang sebelumnya terlihat mengaga, sudah mulus. Walaupun sebagian hanya ditutupi dengan material tanah.
Lokasi acara di Desa Matungkas, Kecamatan Dimembe pun telah dihiasi. Namun akhirnya, kepastian batalnya kedatangan Jokowi diketahui setelah agenda di Minut hilang dalam rundown kunjungan Presiden di Sulut.
“Padahal saya sudah tidak masuk kerja. Kapan lagi Presiden Jokowi akan datang ke Minut, sedangkan masa jabatannya sudah mau habis,” ungkap Yanti Lahema, warga Matungkas.
Warga lainnya Gladi Gaghaube mejamu kecewa karena sudah bersiap untuk berusaha agar bisa berfoto dengan Presiden Jokowi. Tapi akhirnya kunjungan malah batal. "Kecewalah karena sudah ada persiapan diri untuk jemput pak presiden,” ujarnya.
Di sisi lain, seremoni pengoperasian Satelit Satria-1 dan BTS 4G Bakti Kominfo di Desa Matungkas, Kecamatan Dimembe, tetap digelar melalui Video Confrence dengan Presiden RI. Tampak Bupati Joune Ganda didampingi sejumlah pejabat Pemkab Minut bersama pejabat Kemenkominfo hadir langsung di lokasi.
“Pengoperasian ini membuat aktivitas masyarakat semakin terbantukan. Sehingga bisa menyokong ekonomi masyarakat. Terima kasih Pak Presiden,” tukasnya. (jen)
Editor : Jendry Dahar