MANADOPOST.ID—Dalam rangka Hari Kanker Sedunia atau World Cancer Day yang dirayakan pada 4 Februari lalu, Sentra Medika Hospital Minahasa Utara menggelar Health Talk, Senin (5/2/2024).
Pencegahan penyakit kanker usus, kepala dan leher, dibahas dalam kegiatan yang dilaksanakan di lantai 6 auditorium rumah sakit bertaraf internasional tersebut.
Direktur Sentra Medika Hospital Minut dr Cecilia Naritha diwakili Wakil Direktur Medis, Pemasaran dan Humas dr Ivan Wijaya Widiatomo MARS membuka langsung kegiatan tersebut. Turut hadir pula Ketua Himpunan Perawat Onkologi Indonesia yang diwakili NsFrengky Watung SKep, MPd, HBOC, ETN. Dari Dinas Kesehatan kota Bitung diwakili Kepala Bidang P2 dr Victor Tumbuan.
Health Talk ini menghadirkan dua narasumber yaitu, dr Pearla Lasut, Sp.PD-KHOM dan dr Christian Manginstar, Sp.B.Onk. Para perawat, petugas medis, pasien-pasien kanker yang sementara dirawat kemoterapi dan keluarga serta petugas non medis unit kemoterapi diundang.
Sebelum kegiatan selesai, ada perayaan HUT yang ke-1 unit kemoterapi, ditandai dengan pemasangan lilin. dr Ivan Wijaya Widiatomo mengungkapkan, bicara cancer ini angka kesembuhan lebih besar jika dideteksi sejak dini, tapi masyarakat banyak yang berpikir penyakit yang harus ditutupi. Bahkan, katanya ada yang cenderung mencari alternatif-alternatif lain, sehingga saat datang ke rumah sakit sudah terlambat. "Kita berharap pasien dan keluarga mau menjadi perubahan bagi masyarakat lain.
Supaya ada informasi-informasi yang tepat bisa disampaikan ke masyarakat lainnya, apalagi yang terkena kanker agar segera dideteksi sejak dini," harap Ivan.
Dia meminta semua yang terkena penyakit kanker jangan merasa malu apalagi terganggu jika dikucilkan orang lain, karena sulit bagi pasien untuk berjuang sendiri. "Dengan begitu kami harap kerjasama pemerintah, tokoh agama dan masyarakat serta petugas madis, agar bisa merubah stigma ini supaya tidak ada yang mengucilkan pasian cancer karena ini penyakit tidak menular," tegasnya.
Bagi dr Ivan, hal itu menjadi pekerjaan bersama semua masyarakat. Ia menjelaskan, untuk perawatan pasien kanker di Sentra Medika Hospital Minahasa Utara agar lebih maksimal dokter dan perawat ada semboyan yaitu ramah, cepat, iformatif, tepat dan melayani dengan hati. "Jadi intinya melayani dengan hati, di kemoterapi," tandasnya sembari menyebut kegiatan tersebut dilaksanakan supaya ada saling suport para dokter perawat serta para pasien. (jen)
Editor : Jendry Dahar