Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Viral Aksi Panah Wayer di Pasar Malam Matungkas Dimembe, Empat Pelaku Dibekuk Tim Black Dragon Polres Minut

Jendry Dahar • Minggu, 15 September 2024 | 21:06 WIB

 

Photo
Photo

 

MANADOPOST.ID—Pasar malam di Desa Matungkas, Kecamatan Dimembe, yang sedianya digelar sebagai hiburan masyarakat, mendadak heboh dengan aksi panah wayer. Peristiwa itu pun viral di media sosial, Minggu (15/9/2024).

 

 

Namun ternyata, tak menunggu waktu lama, Tim Resmob Black Dragon Polres Minahasa Utara, di bawah komando Kasat Reskrim AKP Andi Ilham Ferdian Martadinata telah menangkap empat terduga pelaku. Kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam jenis panah wayer di lokasi hiburan Pasar Malam, Desa Matungkas, Kecamatan Dimembe, kini ditangani Polres Minahasa Utara (Minut).

 

Kapolres AKBP Dandung Putut Wibowo, memimpin operasi penangkapan yang berlangsung pada Sabtu (14/92024), sekira pukul 23.30 WITA. Penangkapan tersebut dilakukan setelah Tim Resmob menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya korban penganiayaan di lokasi tersebut.

 

Berdasarkan informasi yang diperoleh, korban yang terkena serangan senjata tajam adalah Keyza Kilapong, warga Desa Matungkas Jaga II, Kecamatan Dimembe. Menanggapi laporan itu, tim bergerak cepat ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan berhasil mengamankan empat orang terduga pelaku beserta dua buah senjata tajam jenis panah wayer sebagai barang bukti.

 

Pelaku yang diamankan masing-masing, JC alias Joshua, warga Perum SBY Airmadidi, SM alias Satria, warga Desa Tumaluntung Jaga X, FM alias Febry, warga Perum Viola Watutumouw II, dan ES alias Ekha, warga Kelurahan Sarongsong II, Kecamatan Airmadidi.

 

Kapolres menyebut pihaknya telah melakukan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) terhadap para pelaku dan berkas perkara sedang dirangkum untuk segera dilanjutkan ke tahap berikutnya.

 

"Kami mengapresiasi respons cepat dan profesionalisme Tim Black Dragon Polres Minut dalam menangani kasus ini. Keamanan dan ketertiban masyarakat tetap menjadi prioritas utama kami," ujar Kapolres.

 

Tindakan cepat dan tepat dari pihak kepolisian ini mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat Minahasa Utara, yang mengharapkan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. (jen)

Editor : Jendry Dahar
#Polres Minut