MANADOPOST.ID—Pelaksanaan Festival Olahraga Desa Wisata (Fordeswita) 2024 di Pantai Paal, Desa Marinsow, Kecamatan Likupang Timur, tinggal dua hari lagi. Kamis (10/10/2024), rapat pematangan digelar.
Dipimpin Sekkab Minut sekaligus Ketua Panitia Fordeswita Novly Wowiling, berbagai hal dibahas.
Diketahui, acara ini diselenggarakan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) serta KORMI dan PSKO. Perayaan meriah tentang sportivitas dan semangat kebersamaan bakal tersaji.
Festival ini dijadwalkan akan digelar pada Sabtu, 12 Oktober 2024 nanti. Akan menampilkan berbagai macam kompetisi olahraga, yang cocok untuk semua usia dan minat.
Permainan tradisional seperti:
- Tarik Tambang (Putra): Tim yang terdiri dari tujuh peserta, berusia 30-55 tahun, akan menguji kekuatan dan kerja tim mereka dalam kompetisi tarik tambang yang menegangkan.
– Lari Karung (Putri): Dua perwakilan perempuan dari setiap desa yang berpartisipasi akan menunjukkan kelincahan mereka dalam lomba lari karung.
– Hadang/Tali Tanah (Putra): Tim yang terdiri dari lima peserta, berusia 12-15 tahun, akan menunjukkan kekuatan dan koordinasi mereka dalam permainan tarik tali tradisional ini.
Olahraga Modern:
– Line Dance: Terbuka untuk semua, peserta akan menampilkan gerakan tari yang sinkron dengan lagu populer “Ikan Nae di Pante.”
– Fun Run (10k): Kompetisi lari terbuka untuk semua ini akan menantang para pelari untuk menempuh jarak 10 kilometer melalui kawasan Likupang yang indah. 300 pendaftar pertama akan menerima kaos Fordewista Fun Run 10K sebagai kenang-kenangan.
Kompetisi Catur:
– Catur Beregu: Kompetisi ini akan menampilkan kategori antar desa dan antar kabupaten, yang menampilkan keterampilan strategis para pecatur.
– Catur Junior (U-16): Para pecatur muda dari seluruh Sulawesi Utara akan bersaing dalam kategori terpisah.
Di Luar Kompetisi:
Fordewista 2024 juga akan menawarkan berbagai kegiatan untuk seluruh komunitas, termasuk:
– Pemeriksaan Kesehatan Gratis: Peserta dan pengunjung dapat memanfaatkan pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan oleh tenaga medis.
– Bakti Sosial: Festival ini juga akan memasukkan kegiatan bakti sosial, yang mendorong rasa tanggung jawab sosial di antara para peserta. (jen)
Editor : Jendry Dahar