MANADOPOST.ID—Jalan rusak berlubang di kawasan Zero Point Kabupaten Minahasa Utara akhirnya akan diperbaiki tahun ini. Ini jadi kabar baik bagi masyarakat sekitar maupun para pengendara yang biasa melintas di jalur tersebut.
Pasalnya, sudah beberapa tahun terakhir, keluhan datang silih berganti terkait ruas tersebut. Selain sering menjadi pemicu macet, genangan air tinggi yang tertampung di lubang saat hujan deras mengakibatkan banyak kendaraan yang terdampak.
Melalui Dinas Pekerjaan Umum, Pemkab Minut mengonfirmasi bahwa perbaikan drainase dan jalan di area strategis tersebut kini masuk dalam tahap persiapan. Kepala Dinas PU Minut, Alfons Tintingon, menyampaikan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Dinas PU Provinsi Sulawesi Utara pekan depan, mengingat jalur dua di kawasan Zero Point merupakan jalan kewenangan provinsi.
“Pemkab Minut telah menganggarkan Rp725 juta untuk perbaikan drainase dan jalan di kawasan Zero Point. Ini adalah langkah awal kami sambil terus membangun sinergi dengan provinsi,” ujar Tintingon.
Menurutnya, intensitas hujan yang tinggi belakangan ini telah memperparah kondisi jalan. Air yang seharusnya tertampung di saluran drainase justru meluber ke badan jalan, mempercepat kerusakan aspal dan mengganggu aktivitas lalu lintas.
Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, juga menegaskan pentingnya percepatan realisasi proyek ini. “Zero Point bukan hanya jalur padat kendaraan, tapi juga akses vital bagi perekonomian masyarakat Minut dan Sulawesi Utara. Sudah saatnya kita tangani dengan serius agar mobilitas warga dan aktivitas ekonomi tidak terus terganggu,” tegasnya.
Perhatian pemerintah ini menjadi harapan baru bagi masyarakat, khususnya para pengguna jalan yang selama ini harus berjibaku melewati genangan air dan lubang jalan di kawasan tersebut. Pemkab Minut menargetkan, setelah tahap koordinasi rampung, pekerjaan fisik segera dimulai demi menghadirkan jalur Zero Point yang lebih aman dan layak. (jen)
Editor : Jendry Dahar