Polres Minahasa Utara Gelar Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana Alam
Ridel Palar• Rabu, 5 November 2025 | 19:59 WIB
Photo
MANADOPOST.ID— Mengantisipasi potensi bencana alam akibat cuaca ekstrem di akhir tahun, Polres Minahasa Utara menggelar apel kesiapan tanggap darurat bencana alam, Rabu (5/11), di lapangan Mapolres Minahasa Utara.
Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Minahasa Utara AKBP Auliya Rifqie Djabar, dan diikuti unsur TNI, BPBD, Basarnas, Dinas Perhubungan, serta instansi terkait lainnya.
Dalam amanatnya, Kapolres Auliya Rifqie Djabar menyampaikan bahwa apel ini merupakan langkah penting untuk memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana dalam menghadapi potensi bencana yang mungkin terjadi di wilayah hukum Polres Minahasa Utara.
“Kegiatan ini merupakan bentuk pengecekan terhadap kesiapan personil maupun sarana prasarana dalam pencegahan dan penanggulangan bencana alam. Diharapkan seluruh personil dan stakeholder dapat bersinergi secara sigap, cepat, dan tepat dalam menghadapi berbagai potensi bencana ke depan,” ujarnya.
Kapolres juga menekankan sejumlah hal penting yang harus menjadi perhatian seluruh jajaran.
“Pertama, lakukan deteksi dini dan pemetaan wilayah rawan bencana. Kedua, berikan imbauan Kamtibmas kepada masyarakat terkait potensi ancaman bencana. Ketiga, pastikan kesiapan personel serta peralatan dalam melaksanakan evakuasi dan penanganan korban,” tegasnya.
Selain itu, Kapolres menekankan pentingnya kerja sama lintas instansi dalam menjalankan tugas kemanusiaan dengan empati, profesionalisme, dan tanggung jawab.
“Selalu berkoordinasi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, BPBD, Basarnas, dan Dishub. Laksanakan setiap tugas dengan penuh keikhlasan dan semangat pengabdian demi keselamatan masyarakat,” katanya.
Usai apel, Kapolres Minahasa Utara juga memberikan keterangan kepada awak media. Ia menjelaskan bahwa apel kesiapan ini merupakan agenda rutin yang dilakukan menjelang musim penghujan dan cuaca ekstrem di akhir tahun.
“Ini merupakan agenda rutin yang dilakukan untuk memastikan kesiapan personil, sekaligus memperkuat koordinasi dengan TNI dan pemerintah daerah dalam menangani potensi bencana alam,” jelasnya.
Kapolres menambahkan, sebanyak 300 personel Polres Minahasa Utara dilibatkan dalam kegiatan ini bersama unsur TNI dan pemerintah daerah.
“Titik-titik rawan bencana seperti wilayah yang berpotensi longsor dan banjir telah kami pantau bersama BPBD dan pemerintah daerah,” tambahnya.
Dengan pelaksanaan apel ini, diharapkan seluruh personel dan instansi terkait dapat bertindak cepat dan efektif dalam melindungi masyarakat Minahasa Utara dari dampak bencana alam.(Del)