Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Minut Perkuat Jejaring Pariwisata Global Lewat Forum UCLG ASPAC

Ridel Palar • Minggu, 7 Desember 2025 | 14:40 WIB
Photo
Photo

 

MANADOPOST.ID—Bupati Minahasa Utara Joune Ganda, SE., MAP., MM., M.Si memanfaatkan forum internasional UCLG ASPAC Tourism Committee Congress Meeting and Council Meeting 2025 untuk memperkuat jejaring kerja sama global di sektor pariwisata sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat. Kegiatan yang digelar 4 Desember itu dibuka Sekretaris Jenderal UCLG ASPAC, Dr. Bernadia Irawati Tjandradewi.

 

Dalam pemaparannya, Joune Ganda menekankan strategi pengembangan pariwisata Minahasa Utara yang berfokus pada keberlanjutan dan pemberdayaan komunitas, sejalan dengan posisi Likupang sebagai Destinasi Super Prioritas (DSP) Indonesia.

 

“Pariwisata adalah mesin penggerak kesejahteraan masyarakat. Melalui kolaborasi global, Minahasa Utara siap membuka peluang baru yang berdampak langsung bagi warga,” ujar Joune.

 

Minahasa Utara membuka peluang investasi pariwisata bagi negara-negara peserta, termasuk perwakilan dari Phnom Penh (Kamboja), Neiva-Huila (Kolombia), Dujiangyan (Tiongkok), Jambi (Indonesia) dan Tbilisi (Georgia). Kerja sama internasional diharapkan mempercepat pembangunan infrastruktur wisata, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

 

Joune juga menegaskan pentingnya penguatan desa wisata sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru. Pelatihan masyarakat di bidang hospitality, digital marketing, hingga pengelolaan destinasi terus digencarkan agar warga dapat terlibat langsung dalam industri pariwisata.

 

Di hadapan delegasi internasional, Joune menyoroti potensi UMKM Minahasa Utara untuk menembus pasar global melalui pariwisata. Produk kuliner, kerajinan lokal, hingga layanan homestay dinilai menjadi bagian penting dari ekosistem ekonomi kreatif.

 

“Promosi internasional membuka akses lebih luas bagi pelaku UMKM. Ini bukan hanya soal wisata, tetapi juga soal memperluas kesempatan ekonomi keluarga,” tuturnya.

 

Dalam forum itu, Joune kembali memperkenalkan Likupang dengan panorama pantai berpasir putih, kekayaan bawah laut, serta tradisi pesisir yang autentik. Likupang dinilai siap menjadi destinasi premium Indonesia dan disinergikan dengan kawasan sekitar seperti Manado, Bunaken, Bitung, dan Tomohon.

 

Komitmen Minahasa Utara terhadap konservasi lingkungan turut mendapat perhatian, termasuk program restorasi terumbu karang, penguatan kawasan konservasi, dan pengelolaan sampah berbasis komunitas.

 

Melalui keikutsertaan pada UCLG ASPAC Tourism Committee, Minahasa Utara memperkuat diplomasi daerah serta membangun posisi sebagai wilayah dengan visi pariwisata berkelanjutan di Asia Pasifik. Momentum ini diharapkan mampu menarik investasi dan mempromosikan Likupang di panggung internasional—dengan tujuan akhir meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(Del)

Editor : Ridel Palar