MANADOPOST.ID— Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah Kabupaten Minahasa Utara menggelar konferensi pers terkait hasil uji sampel dugaan Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan yang sempat mencuat di Minahasa Utara, Rabu (10/12/2025), bertempat di SPPG Airmadidi Atas.
Konferensi pers tersebut dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, TNI, Polri, Mitra Dapur MBG, serta para awak media. Kepala SPPG Airmadidi Atas, Brian Welong, S.M., memaparkan hasil resmi uji sampel dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terkait dugaan KLB.
Brian Welong menyampaikan, berdasarkan pengambilan sampel yang dilakukan pada 27 November 2025, seluruh lima sampel makanan MBG dinyatakan aman dan tidak mengandung cemaran mikroba maupun bahan kimia berbahaya.
Berikut hasil uji laboratorium BPOM:
1. Nasi putih – Tidak mengandung Bacillus cereus, arsen, sianida, atau histamin.
2. Sayur tumis – Tidak mengandung Bacillus cereus, boraks, formalin, arsen, sianida, atau histamin.
3. Buah campur – Tidak mengandung Salmonella, boraks, formalin, arsen, sianida, atau histamin.
4. Ayam saus sarden – Tidak mengandung mikroba patogen seperti Salmonella dan S. aureus, serta bebas boraks, formalin, arsen, sianida, dan histamin.
5. Tempe mendoan – Tidak mengandung Bacillus, S. aureus, boraks, formalin, arsen, sianida, maupun histamin.
“Dengan hasil ini, kami menegaskan bahwa sampel makanan yang diuji tidak mengandung cemaran mikroba maupun bahan kimia berbahaya,” tegas Brian Welong.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat.
“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulut, Gubernur dan Wakil Gubernur, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, TNI–Polri, BPOM dan Dinas Kesehatan, serta seluruh masyarakat atas kerja sama dan dukungan dalam memastikan keamanan pangan MBG,” ujarnya.
Kabag Administrasi Pembangunan Pemkab Minut, Endru Palandung, SE., M.Si., menegaskan bahwa pemerintah terus melakukan koordinasi bersama BGN dan pihak Mitra untuk memastikan layanan makan bergizi (MBG) berjalan lancar.
“Sejak awal kami berharap hasil uji segera keluar agar pelayanan di 17 sekolah penerima MBG kembali berjalan. Pemkab Minut berkomitmen mendukung penuh program MBG sebagai bagian dari program nasional,” ujar Endru.
Koordinator Wilayah BGN Minut, Devenia Mokodongan, MAP, menegaskan bahwa hasil uji BPOM telah melalui verifikasi Dinas Kesehatan Minut.
“Setelah mengetahui hasil ini, kami berharap SPPG Airmadidi Atas segera mengajukan operasional kembali dengan pemenuhan persyaratan yang berlaku, sehingga pelayanan MBG terhadap 17 sekolah dapat segera dilanjutkan,” ungkapnya.
Dengan hasil pemeriksaan laboratorium yang dinyatakan aman, pemerintah dan BGN menegaskan bahwa layanan program makan bergizi di Minahasa Utara diharapkan kembali berjalan normal dalam waktu dekat.(Del)
Editor : Ridel Palar