Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

BPBD Minut Kembangkan Aplikasi SIGESIT untuk Laporan dan Mitigasi Bencana

Ridel Palar • Kamis, 11 Desember 2025 | 16:38 WIB
Photo
Photo

 

MANADOPOST.ID—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Minahasa Utara terus meningkatkan layanan kebencanaan dengan mengembangkan aplikasi Sistem Informasi Gerak Cepat Tanggap (Sigesit). Aplikasi ini awalnya dirancang sebagai sarana pelaporan kejadian bencana oleh masyarakat, namun kini telah berkembang menjadi platform mitigasi dan edukasi kebencanaan yang lebih lengkap.

 

Kepala BPBD Minahasa Utara Theodore Lumingkewas melalui Sekretaris BPBD Gerald Dotulong menjelaskan Sigesit lahir pada 2023, menjawab kebutuhan masyarakat terkait sistem pelaporan bencana sebelum tersedia layanan darurat seperti 112.

 

“Sigesit awalnya dibuat untuk pelaporan kejadian bencana karena waktu itu banyak masyarakat bertanya mau melapor ke mana. Namun perkembangannya sudah meluas, kini mencakup mitigasi, kesiapsiagaan, sampai edukasi kebencanaan,” ujar Dotulong.

 

Dalam aplikasi tersebut telah terintegrasi sejumlah tautan penting, seperti BMKG untuk prakiraan cuaca, InaTews untuk informasi gempa, Magma ESDM untuk aktivitas vulkanik, hingga Sipongi untuk memantau titik panas kebakaran hutan dan lahan. Tak hanya itu, fitur peta risiko berbasis Inarisk milik BNPB juga tersedia, sehingga masyarakat dapat mengetahui potensi bencana di wilayah masing-masing.

 

“Di situ kita bisa cek wilayah kita ini berisiko bencana apa. Ada juga fitur edukasi seperti buku saku bencana dan panduan tindakan ketika gempa,” jelasnya.

 

Saat ini Sigesit masih berbentuk aplikasi dan lebih banyak digunakan relawan serta aparat desa untuk mencegah laporan palsu dan informasi menyesatkan yang dapat memicu kepanikan. Meski demikian, BPBD menargetkan aplikasi ini akan segera tersedia di Play Store agar dapat diakses seluruh masyarakat.

 

“Kalau nanti sudah masuk Play Store, semua masyarakat bisa download. Pengembangannya juga diarahkan agar aplikasi bisa memberikan notifikasi peringatan dini, misalnya potensi tsunami atau cuaca ekstrem,” tambah Dotulong.

 

Pengembangan Sigesit diharapkan memperkuat sistem deteksi dini dan respons masyarakat terhadap potensi bencana, sejalan dengan upaya BPBD meningkatkan kesiapsiagaan di Minahasa Utara.(Del)

 

Editor : Ridel Palar