MANADOPOST.ID—Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara menggelar Rapat Koordinasi Pelaksanaan Program Strategis Nasional (Prosn) bertempat di Aula Lantai III Kantor Bupati Minahasa Utara, Senin (15/12/2025).
Rapat dipimpin langsung Bupati Minahasa Utara Joune Ganda dan dihadiri jajaran pimpinan OPD, asisten, serta perangkat daerah terkait. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi capaian program, penyerapan anggaran, serta mengakselerasi pelaksanaan program prioritas pemerintah pusat dan daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Joune Ganda menegaskan bahwa rapat koordinasi ini harus membahas secara lebih mendalam terkait capaian program dan realisasi anggaran masing-masing OPD, khususnya menjelang akhir tahun anggaran 2025.
“Saya berharap rapat ini benar-benar masuk pada substansi, bagaimana pelaksanaan kegiatan di setiap OPD berjalan sesuai target RPJMD, serta sejauh mana realisasi pencapaian yang sudah kita capai,” ujar Joune Ganda.
Ia mengungkapkan, berdasarkan data yang ada, masih terdapat sejumlah perangkat daerah yang belum mencapai target penyerapan anggaran belanja. Padahal, tanggal 15 Desember merupakan batas akhir yang sangat krusial dalam memenuhi tanggung jawab pelaksanaan APBD.
“Ini penting, karena OPD yang tidak mampu menyerap anggaran sesuai alokasi akan menjadi bahan evaluasi. Bahkan, ke depan bisa saja dilakukan pengurangan alokasi anggaran,” tegasnya.
Selain penyerapan anggaran, Bupati Joune Ganda juga menyoroti pelaksanaan Program Strategis Nasional yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari program Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara. Di antaranya, Koperasi Desa Merah Putih, Program Makan Bergizi Gratis, serta pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG/SPBG).
Ia menyebutkan, dari 14 SPBG yang diajukan untuk wilayah 3T, baru enam yang telah selesai dan melalui proses appraisal, sementara delapan lainnya masih dalam tahap pengerjaan.
“Ini perlu dikawal secara serius. Mana yang masih jauh progresnya dan mana yang sudah mendekati selesai harus jelas. Saya minta dinas terkait dan Pak Sekda untuk mengawal langsung agar program pusat ini berjalan optimal,” kata Joune.
Tak hanya itu, rencana pembangunan Sekolah Rakyat juga menjadi perhatian serius. Bupati Joune Ganda mengungkapkan bahwa Pemkab Minahasa Utara telah mengusulkan lahan seluas 4,5 hektare dan berharap program tersebut dapat direalisasikan di Minut.
“Dibandingkan daerah lain yang mengusulkan lahan lebih kecil, seharusnya Minahasa Utara punya peluang besar. Ini perlu terus kita follow up,” ujarnya.
Di akhir sambutan, Bupati Joune Ganda mengajak seluruh OPD untuk menyampaikan berbagai kendala dan tantangan yang dihadapi, agar dapat dicarikan solusi dalam waktu singkat menjelang pergantian tahun.
“Saya yakin kita semua sudah bekerja keras. Rapat ini harus menjadi ruang terbuka untuk mitigasi dan akselerasi agar seluruh program strategis nasional dan prioritas daerah dapat berjalan optimal,” pungkasnya.
Rapat koordinasi ini diharapkan menjadi langkah strategis Pemkab Minahasa Utara dalam memastikan kesinambungan program pembangunan serta peningkatan kinerja pemerintahan menuju tahun 2026.(Del)
Editor : Ridel Palar