Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Apel Perdana 2026, Joune Ganda Tekankan Disiplin ASN Dan Dorong Inovasi Tingkatkan PAD

Ridel Palar • Senin, 5 Januari 2026 | 18:43 WIB
Photo
Photo

 

MANADOPOST.ID—Bupati Minahasa Utara (Minut) Joune Ganda memimpin langsung apel perdana jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara di awal tahun 2026. Apel tersebut digelar di Lapangan Kantor Bupati Minahasa Utara, Senin (5/1/2026).

 

Usai apel, Bupati Joune Ganda menyampaikan sejumlah penekanan penting kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN), khususnya terkait disiplin kerja, peningkatan pelayanan publik, serta strategi menghadapi tantangan fiskal di tahun 2026.

 

Menurut Joune, apel perdana tahun ini dihadiri hampir 98 persen ASN Pemkab Minahasa Utara. Ia pun memberikan apresiasi atas tingkat kehadiran tersebut, namun tetap menegaskan bahwa kedisiplinan akan terus diawasi secara ketat.

 

“Hari ini apel perdana tahun 2026 dihadiri hampir 98 persen ASN. Beberapa yang tidak hadir akan kita cek alasannya, dan tentunya akan kita tindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku,” tegas Joune.

 

Joune mengungkapkan, sepanjang tahun 2025 Pemkab Minahasa Utara berhasil melewati berbagai tantangan dengan capaian yang membanggakan, termasuk dalam tata kelola keuangan daerah.

 

“Kita sudah melewati tahun 2025 dengan berbagai tantangan, namun berhasil kita lalui dengan baik. Penyerapan anggaran sangat baik, penerimaan daerah juga berjalan optimal, dan tata kelola keuangan kita mendapat hasil yang positif,” ungkapnya.

 

Atas capaian tersebut, Joune menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh perangkat daerah dan ASN yang telah bekerja maksimal.

Namun demikian, Joune mengingatkan bahwa tantangan di tahun 2026 tidak bisa dihindari, terutama terkait pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat yang nilainya cukup signifikan. Kondisi ini, kata Joune, menuntut seluruh jajaran untuk lebih kreatif dan inovatif.

 

“Salah satu keterbatasan yang kita hadapi adalah pengurangan dana transfer keuangan dari pusat. Oleh karena itu, saya minta seluruh perangkat daerah untuk berinovasi dan lebih kreatif dalam menjalankan tata kelola pemerintahan,” ujarnya.

 

Joune menjelaskan, inovasi yang dimaksud antara lain dengan menggali potensi ekonomi masyarakat dan dunia usaha, serta memberikan pendampingan dan bimbingan agar aktivitas ekonomi masyarakat dapat meningkatkan pendapatan mereka.

 

Selain itu, Pemkab Minahasa Utara juga akan lebih fokus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan mengoptimalkan potensi yang selama ini belum tergarap maksimal.

 

“Kita akan lebih mendalam melihat potensi-potensi PAD yang seharusnya bisa kita peroleh, termasuk dari sektor usaha seperti restoran dan dunia usaha lainnya,” jelasnya.

 

Ia menegaskan, upaya tersebut tidak bertujuan memberatkan masyarakat maupun pelaku usaha, melainkan memastikan kewajiban yang ada dapat dipenuhi demi menggerakkan perekonomian daerah.

 

“Kami tidak ingin memberatkan masyarakat atau pengusaha. Kita hanya mengingatkan dan menagih kewajiban yang memang harus dipenuhi, demi kepentingan bersama,” tegas Joune.

 

Di sisi pelayanan publik, Joune menuturkan bahwa Pemkab Minahasa Utara terus melakukan terobosan, di antaranya melalui optimalisasi Mal Pelayanan Publik serta layanan jemput bola untuk pengurusan KTP dan surat-surat administrasi lainnya.

 

“Layanan jemput bola ini untuk memudahkan masyarakat dan mengurangi biaya yang harus mereka keluarkan,” katanya.

 

Sebagai langkah penguatan, Pemkab Minahasa Utara juga akan menggandeng Kejaksaan Negeri Minahasa Utara dalam pendampingan terhadap pelaku usaha, khususnya yang belum memenuhi kewajiban kepada pemerintah daerah.

 

“Ini bagian dari kolaborasi kita untuk menggerakkan ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan PAD secara tertib dan sesuai aturan,” pungkas Joune Ganda. (Del)

 

Editor : Ridel Palar