MANADOPOST.ID—Kabupaten Minahasa Utara kembali menorehkan capaian positif di sektor pendidikan. Daerah ini ditetapkan sebagai salah satu wilayah percontohan program revitalisasi sekolah oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Minahasa Utara Joune Ganda, yang menegaskan bahwa program revitalisasi sekolah merupakan bagian dari kebijakan strategis pemerintah pusat untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di daerah.
“Revitalisasi sekolah ini adalah program kementerian yang bertujuan memperbaiki kondisi sekolah-sekolah di daerah, termasuk di Minahasa Utara. Kita termasuk daerah yang mendapatkan program ini dengan jumlah sekolah yang cukup banyak pada tahap pertama,” ujar Joune Ganda.
Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari kinerja pemerintah daerah yang dinilai baik, sehingga membuka peluang Minahasa Utara kembali memperoleh tambahan revitalisasi pada tahap berikutnya.
“Dengan kinerja yang baik ini, saya optimistis pada tahap selanjutnya kita masih berpeluang mendapatkan tambahan program revitalisasi sekolah,” tambahnya.
Bupati Joune juga menegaskan bahwa seluruh pembiayaan revitalisasi sekolah tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Minahasa Utara, melainkan sepenuhnya bersumber dari anggaran kementerian.
“Dana revitalisasi ini langsung dari kementerian, bukan dari APBD. Ini menjadi bukti bagaimana upaya pemerintah daerah menjalin sinergi dengan pemerintah pusat untuk menghadirkan program-program pembangunan ke daerah,” jelasnya.
Ia berharap, melalui program revitalisasi sekolah tersebut, kualitas infrastruktur pendidikan di Minahasa Utara dapat terus meningkat dan berdampak langsung pada mutu layanan pendidikan bagi masyarakat.
“Kita terus berupaya menghadirkan program-program dari pemerintah pusat ke daerah, agar pembangunan, khususnya di sektor pendidikan, bisa berjalan optimal dan berkelanjutan,” pungkas Joune Ganda.(Del).
Editor : Ridel Palar